Memanfaatkan Imagery Dalam Pembelajaran

by Redaksi
0 Komentar 63 Pembaca

Dina Martha Tiraswati

 

“MENCIPTAKAN PENGALAMAN PEMBELAJARAN YANG LEBIH BERKESAN”

Vealey dan Greenleaf (2001) mendefinisikan imagery sebagai “penggunaan seluruh indra untuk menciptakan atau menciptakan kembali sebuah pengalaman di dalam pikiran”. Berdasarkan definisi tersebut, terdapat tiga kunci utama untuk memahami imagery, yaitu : 1. Imagery menciptakan atau menciptakan kembali pengalaman dalam pikiran; 2. Imagery melibatkan seluruh indera yang dimiliki dan 3. Imagery tidak membutuhkan stimulus eksternal.

Imagery, atau penggunaan gambaran mental yang kuat dan berwarna-warni, memiliki beberapa manfaat yang signifikan dalam konteks pembelajaran. Berikut adalah beberapa manfaat utama imagery dalam pembelajaran:

  1. Mempermudah pemahaman: Imagery membantu peserta didik untuk membentuk gambar mental yang jelas terkait dengan konsep atau informasi yang diajarkan. Hal ini dapat membuat pemahaman lebih mudah dan lebih kuat.
  2. Meningkatkan retensi informasi: Gambaran mental yang kaya dapat meningkatkan kemampuan peserta didik untuk mengingat informasi. Mengaitkan konsep dengan gambaran dapat membuat materi lebih melekat dalam ingatan.
  3. Stimulasi kreativitas: Menggunakan imagery dapat merangsang kreativitas peserta didik. Membayangkan ide atau situasi tertentu dapat membuka pintu untuk pemikiran kreatif dan solusi inovatif.
  4. Mengatasi kesulitan pemahaman: Untuk peserta didik yang menghadapi kesulitan dalam pemahaman konsep tertentu, imagery dapat menjadi alat yang efektif untuk membantu mereka mengatasi hambatan tersebut dengan membentuk gambaran yang lebih jelas dan terperinci.
  5. Meningkatkan daya tarik: Menggunakan gambaran atau visualisasi dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Ini membantu mempertahankan perhatian peserta didik selama proses pembelajaran.
  6. Memfasilitasi pengajaran multisensori: Penggunaan imagery memungkinkan pendidik untuk memanfaatkan lebih dari satu indra. Ini dapat melibatkan visualisasi, suara, dan sentuhan, menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih kaya dan holistik.
  7. Mengembangkan bahasa dan komunikasi: Imagery membantu dalam pengembangan keterampilan bahasa dan komunikasi. Peserta didik dapat belajar untuk menggambarkan ide-ide mereka dengan lebih baik dan memahami bahasa dengan lebih mendalam.
  8. Meningkatkan motivasi dan keterlibatan: Penggunaan gambaran yang menarik dan relevan dapat meningkatkan motivasi peserta didik untuk belajar. Mereka lebih mungkin terlibat dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran.
  9. Membantu visual learners: Peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda, dan imagery sangat bermanfaat untuk visual learners. Mereka dapat lebih mudah memahami dan mengingat informasi melalui representasi visual.
  • Menghubungkan teori dengan praktek: Imagery dapat membantu peserta didik mengaitkan konsep teoritis dengan aplikasi praktis. Ini memudahkan mereka untuk melihat relevansi dan kegunaan dari apa yang mereka pelajari.

Pemanfaatan imagery dalam pembelajaran dapat dilakukan dengan berbagai cara untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta didik. Ada beberapa cara yang dapat digunakan, antara lain : Manfaatkan media visual seperti gambar, video, atau presentasi multimedia untuk mendukung penjelasan dari guru, dapat membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami; Mengajarkan peserta didik untuk membuat peta konsep atau mind map, hal ini  membantu mereka menyusun informasi dalam bentuk gambaran yang terstruktur, memfasilitasi pemahaman holistik; Menggunakan aplikasi dan perangkat lunak yang mendukung visualisasi, seperti animasi atau virtual reality, untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang interaktif dan menarik.

Pemanfaatan imagery dalam pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Kreativitas dan variasi dalam penggunaan media visual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memotivasi peserta didik untuk lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran.

Dengan memanfaatkan imagery dalam pembelajaran, guru dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih berkesan dan mendukung berbagai jenis pembelajaran, sehingga gambaran mental yang kuat dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan kualitas pembelajaran.***

Penulis  : Dina Martha Tiraswati, M.Pd

(Pengawas Pembina Cadisdik Wilayah 1 Jawa Barat)

Baca juga

Tinggalkan Komentar