DPD PKS Kota Depok: Ada Oknum Penyelenggara Pemilu Yang Ingin Rusak Demokrasi Dengan Cara Menggelembungkan Suara

by Redaksi
0 Komentar 105 Pembaca

Politik

 

Imam Budi Hartono


Swara Pendidikan (Depok)
– Ketua DPD PKS Kota Depok, Imam Budi Hartono bereaksi keras adanya dugaan oknum penyelenggara Pemilu yang berupaya menggelembungkan suara untuk menguntungkan segelintir pihak. Padahal proses rekapitulasi suara Pemilu 2024, sampai saat ini masih berlangsung.

“Saya mendapat laporan dari tim. Tadi malam ada ditemukan penggelembungan suara salah satu partai di Kecamatan Sukmajaya,” ungkap Imam Budi Hartono melalui rilis yang dikirim kepada awak media, Selasa (5/3/24).

“Alhamdulilah baru saja habis Salat Subuh tim saksi PKS berhasil koreksi,” tambah Imam Budi Hartono.

Imam Budi Hartono menambahkan, kasus serupa terjadi di Kecamatan Sawangan. Menguntungkan partai yang sama. Diduga ada penggelembungan suara untuk DPR RI di Kelurahan Kedaung (153 suara), Sawangan Baru (177 suara), dan Pengasinan (250 suara).

“Kami DPD PKS punya data lengkap C1 salinan dari semua TPS dan saksi yang kuat. Jika ada pihak yang mencoba mengubah  Sirekap harus diselesai di tingkat PPK dan KPUD. Kalau sudah ke MK sudah susah,” tandas Ketua DPD PKS Kota Depok, yang akrab disapa IBH.

Melihat kasus ini, sambung IBH, pihaknya tidak akan tinggal diam. DPD PKS Kota Depok bakal melaporkan penyelenggara Pemilu yang nakal dan membela kandidat tertentu ke DKPP.

“Untuk saksi PKS di KPUD agar berhati hati dan sigap terhadap kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Disinyalir dikerjakan oleh oknum pihak penyelenggara Pemilu,” ujar IBHmengingatkan para saksi PKS yang terus memantau perolehan suara di KPUD.

Dia menilai, kondisi demikian jelas mencederai demokrasi. Pihaknya pun memohon pihak Kepolisian, untuk bisa membantu mengamankan Pemilu agar berjalan lancar dan netral. Tidak memihak.

“Mereka ingin mengambil kursi ke 6 DPR RI dengan cara yang merusak demokrasi, dengan menggelembungkan suara,” pungkasnya. (gus)

Baca juga

Tinggalkan Komentar