Beranda » RUANG SISWA » Pancasila VS Globalisasi

Pancasila VS Globalisasi

by Redaksi
0 comment 262 Pembaca

Oleh : Dinda Nur Adni Herawan*

Dinda Nur Adni Herawan

Pancasila bagi bangsa Indonesia adalah sebagai dasar negara dan “way of life” bagi kehidupan bermasyarakat di Indonesia. Sebagai suatu ideologi bangsa dan Negara, Pancasila pada hakikatnya bukan hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana idelogi-ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat-istiadat, nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia.

Nilai-nilai dasar Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan merupakan satu kesatuan yang utuh. Namun sayangnya, sebagai ideologi bangsa Indonesia, pengamalannya masih belum maksimal dan seringkali ada yang tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila terutama dalam kehidupan bersosial.

Terlebih di era Globalisasi sekarang ini semuanya dapat diakses dengan mudah. Kapan, dan dimana saja. Ada banyak hal baru yang masuk dan mempengaruhi kehidupan bermasyarakat kita. Salah satunya Westernisasi (meniru budaya orang barat).

Faktor utama penyebab terjadinya westernisasi adalah perkembangan teknologi yang begitu pesat. Teknologi yang lebih maju membuat masyarakat mudah untuk mengakses berbagai kebudayaan barat tanpa adanya filter sama sekali.

Selain itu, westernisasi juga terjadi karena adanya kecenderungan masyarakat yang menganggap bahwa kebudayaan barat lebih maju, modern, keren, dan lebih bergaya.

Adanya anggapan tersebut membuat masyarakat mengadopsi semua kebudayaan barat tanpa melakukan filter. Padahal tidak semua budaya barat dapat diterapkan di Indonesia. Westernisasi inilah yang membuat eksistensi kebudayaan nasional menjadi terancam.

Gaya hidup yang kebarat-baratan ini sepertinya sudah hidup berdampingan dengan orang-orang yang ada di perkotaan. Namun sayangnya belum semua masyarakat kita bisa menyaring mana yang baik dan buruk agar, tidak memudarkan nilai-nilai Pancasila yang seharusnya bisa kita tanamkan seiring masuknya budaya asing.

Globalisasi memang tidak bisa dielakkan. Globalisasi membuat semua negara tampak tidak terbatas. Untuk itu perlu dikuatkan kembali nilai-nilai Pancasila. Sehingga kedepannya, masyarakat diharapkan bisa lebih memahami dan mendalami Pancasila agar nantinya nilai-nilai Pancasila tersebut tidak melenceng pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari, dan juga untuk mempertahankan dasar Negara Republik Indonesia ini agar tidak luntur dan bisa terus dikenal dan diamalkan pula oleh generasi yang akan datang. ***

*Penulis : Dinda Nur Adni Herawan (Mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan, Semester I)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait