• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Sunday, May 10, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Buku Depok dalam Garis Waktu Karya Bersama 55 Peserta Pelatihan Disdik Mulai Dipublikasikan

by SWARA PENDIDIKAN
14 October 2025
in BUKU UMUM, Inspirasi, MENULIS, ULASAN BUKU
0
Buku Depok dalam Garis Waktu Karya Bersama 55 Peserta Pelatihan Disdik Mulai Dipublikasikan

Muhammad Fajri. (Foto. Dok. Dib/Swara Pendidikan).

40
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Swara Pendidikan (Bojongsari, Depok) – Buku antologi berjudul Depok dalam Garis Waktu: Kisah dan Harapan untuk Depok Maju hasil karya bersama, 55 peserta pelatihan penulisan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok pada akhir Juni 2025, mulai dipublikasikan. melalui media Swara Pendidikan,

Salah satu penulis sekaligus editor buku tersebut, Muhammad Fajri, mengungkapkan bahwa karya ini merupakan hasil kolaborasi para peserta pelatihan yang difasilitasi Disdik dan Tim Pendamping Literasi Daerah (TPLD). Setiap peserta diwajibkan menulis satu naskah sebagai bentuk tagihan pelatihan dalam bentuk bab (chapter) buku antologi.

“Sekitar 55 peserta kami hadirkan. Mereka kami ajak menyelesaikan tugas pelatihan dengan menulis naskah yang kemudian kami kumpulkan menjadi satu buku antologi dengan sembilan tema,” kata Fajri saat dtemui Swara Pendidikan di sekolahnya, Selasa (14/10/2025).

Tema yang diangkat dalam buku tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan dan pembangunan di Kota Depok, seperti Depok di masa depan, pendidikan dan budaya literasi di era digital, teknologi untuk kota masa depan, Depok sebagai kota ekonomi kreatif dan sentra UMKM, potensi wisata dan kuliner khas Depok, hingga budaya lokal menuju global.

BACA JUGA

Mengevaluasi RSSG Depok 2025: Antara Niat Baik, Celah Refund, dan Tanda Tanya Data

Anak SD Sudah Ikut Bimbel: Pendidikan atau Kompetisi?

27 Tahun Kota Depok: Anak Dijepit Dua Kegagalan. SMPN Sesak, RSSG Tak Bermutu?

Catatan Sejuk dari Serambi Masjid Al-Huda

Menurut Fajri, setiap penulis menggambarkan kondisi nyata Kota Depok saat ini dan menguraikan harapan serta impian mereka terhadap masa depan kota. Salah satunya membahas tentang digitalisasi kota, seperti pemerataan akses internet hingga kemungkinan terwujudnya program satu RT satu jaringan internet.

“Kita ingin Depok menjadi kota yang terhubung secara menyeluruh. Mungkin suatu saat pemerintah bisa menyediakan akses wifi gratis agar seluruh warga menikmati kemajuan digital,” papar Fajri.

Selain itu, buku ini juga menyinggung isu Depok sebagai kota inklusi, terutama di bidang pendidikan. Dalam pandangan Fajri, anak-anak dengan kebutuhan khusus seharusnya mendapat kesempatan yang sama untuk bersekolah di lembaga pendidikan umum, baik negeri maupun swasta, dengan dukungan fasilitas dan guru yang memahami kebutuhan mereka.

“Kami ingin menggambarkan Depok sebagai kota yang inklusif. Anak-anak berkebutuhan khusus harus bisa diterima di sekolah reguler tanpa stigma negatif, dengan dukungan guru yang kompeten dan lingkungan belajar yang ramah,” terangnya.

Fajri mengatakan, sebagian besar penulis yang terlibat dalam proyek ini belum pernah menulis buku sebelumnya. Namun dengan pendampingan dari TPLD, mereka berhasil menyelesaikan naskahnya hingga terbit dalam satu buku setebal 900 halaman.

“Kami berharap buku ini bisa memberi gambaran bagi masyarakat luas tentang Kota Depok, tidak hanya dari sisi Margonda, tapi dari banyak sisi kehidupan yang jarang disorot. Melalui buku ini, orang yang belum pernah mengenal Depok bisa memahami karakter dan dinamika kotanya,” tutur Fajri.

Buku Depok dalam Garis Waktu menjadi bukti nyata geliat literasi di kalangan pendidik dan warga Depok. Selain memperkaya wawasan, karya ini juga menjadi dokumentasi perjalanan pemikiran masyarakat dalam melihat Depok kini dan masa depan. (Dib)

Share1Tweet1SendShare

BeritaTerkait

Tanpa Keteladanan, Transformasi Pendidikan dengan 3M, Hanya Slogan
Opini

Tanpa Keteladanan, Transformasi Pendidikan dengan 3M, Hanya Slogan

5 May 2026
0
21

Drs. Supartono, M.Pd. (Supartono JW) Pengamat pendidikan, sosial, dan humaniora

Read more
27 Tahun Kota Depok: Saatnya Naik Kelas, Bukan Berdesakan di Kelas

27 Tahun Kota Depok: Saatnya Naik Kelas, Bukan Berdesakan di Kelas

5 May 2026
60
Hardiknas 2026: Data Bicara, Partisipasi Semesta Jadi Kunci Mutu Pendidikan

Hardiknas 2026: Data Bicara, Partisipasi Semesta Jadi Kunci Mutu Pendidikan

2 May 2026
65
Media Sosial (Medsos) Upaya Mencari Keadilan Dalam Penegakan Hukum di Indonesia (Refleksi 2021)

Hari Pendidikan Nasional: Momentum Menjaga Pendidikan dan Integritas Sekolah

2 May 2026
13
Hardiknas 2026:  “Memuliakan Manusia, Meneguhkan Arah Pendidikan Bangsa”

Hardiknas 2026:  “Memuliakan Manusia, Meneguhkan Arah Pendidikan Bangsa”

2 May 2026
18
Penjaga Cahaya yang Tak Pernah Padam

Penjaga Cahaya yang Tak Pernah Padam

2 May 2026
27
Next Post
SMPN 9 Depok Kembangkan Literasi dan Kreativitas Siswa di Bulan Bahasa dan Sastra

SMPN 9 Depok Kembangkan Literasi dan Kreativitas Siswa di Bulan Bahasa dan Sastra

SMK Perbas – 14
Sumarno – 20
pkb – 19
siti – 21
Lego – 12
https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id