Swara Pendidikan (Depok) – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikan Kota Depok resmi merilis time line pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Rangkaian kegiatan dimulai sejak tahap pra pendaftaran hingga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Litbang Swara Pendidikan, tahapan diawali dengan pra pendaftaran yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026. Pada tahap ini, sekolah asal melakukan input data siswa sekaligus pembuatan akun pendaftaran. Selanjutnya, dilakukan simulasi pendaftaran pada 25–26 Mei 2026 guna menguji sistem secara internal, sebelum disempurnakan pada 27 Mei 2026 oleh penyedia aplikasi.
Memasuki tahap inti, pendaftaran Tahap 1 untuk jenjang SMP dibuka dalam beberapa jalur, yakni afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili yang berlangsung mulai akhir Mei hingga pertengahan Juni 2026. Setelah itu, peserta mengikuti uji kompetensi yang dijadwalkan pada 6 Juni 2026 untuk jalur tertentu.
Hasil seleksi Tahap 1 akan diumumkan secara bertahap sesuai jalur pendaftaran pada awal hingga pertengahan Juni. Peserta yang belum diterima masih memiliki kesempatan melalui masa sanggah yang dibuka setelah pengumuman, sebagai ruang klarifikasi terhadap hasil seleksi.
Selanjutnya, pendaftaran Tahap 2 untuk jenjang TK, SD, dan SMP dibuka pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Tahap ini kembali memberikan kesempatan bagi calon peserta didik yang belum berhasil pada tahap sebelumnya. Setelah melalui masa sanggah, hasil seleksi Tahap 2 akan diumumkan pada awal Juli 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang atau lapor diri pada 9–10 Juli 2026. Sementara itu, tahun ajaran baru dijadwalkan dimulai pada 13 Juli 2026, yang dilanjutkan dengan kegiatan MPLS hingga 18 Juli 2026.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan ini, diharapkan seluruh calon peserta didik dan orang tua dapat mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti setiap tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Transparansi dan kesiapan sistem menjadi kunci utama dalam pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan lancar, adil, dan akuntabel.
Litbang Swara Pendidikan
























