Disdik Depok Gelar Workshop Kurikulum Merdeka bagi Guru TK/Paud dan Komite

by Redaksi
0 Komentar 129 Pembaca

Kepala Dinas Pendidikan (DisDik) Kota Depok, Hj. Siti Chaerijah Aurijah

Swara Pendidikan (Depok) – Menindak lanjuti surat dari Dewan Pendidikan Kota Depok No. A.23/SP/DP-KD/X/2023 tanggal 5 Oktober 2023, Dinas Pendidikan Kota depok mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi komite SD dan SMP, di aula lantai 10 gedung Dibaleka, Jumat (27/10/2023).

Kepala Dinas Pendidikan (DisDik) Kota Depok, Hj. Siti Chaerijah Aurijah dalam sambutannya menjelaskan peningkatan kompetensi komite sekolah bertujuan meningkatkan peran serta dalam pendidikan khususnya dalam layanan pendidikan yang berbasisi kerjasama antar sekolah dengan komite dalam upaya membangun kualitas generasi yang lebih baik lagi.

“Seperti yang kita ketahui bersama, sejak tahun ajaran 2021-2022 kurikulum merdeka telah diimplementasikan dihampir 2500 sekolah yang mengikuti program sekolah penggerak (PSP) dan 901 SMK Pusat Keunggulan (PK) sebagai pembelajaran dengan paradigma baru. Kurikulum ini diterapkan mulai dari TKB, SD, SDLB kelas 1 dan 4, SMP dan SMPLB kelas 7, SMA dan SMALB serta SMK kelas 10. Mulai tahun ajaran 2022-2023 satuan pendidikan dapat memilih mengimplementasikan berdasarkan kesiapan masing masing kelas 1, kelas 4, kelas 7 dan kelas 1,” paparnya.

Masih Siti, sekolah diberikan 3 pilihan untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka, yakni:

  1. Menerapkan beberapa bagian dan prinsip kurikulum merdaka tanpa mengganti kurikulum satuan pendidikan yang sedang diterapkan
  2. Menerapkan kurikulum merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan
  3. Menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri sebagai perangkat ajar.

“Keberhasilan implementasi kurikulum merdeka ini perlu dukungan dari semua pihak, termasuk dari komite sekolah,” ujarnya.

Kadis menyebut, Komite sekolah merupakan lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua atau wali siswa atau peserta didik komunitas sekolah serta masyarakat yang peduli dengan pendidikan.

Keberadaan komite sekolah ini diatur oleh Permendikbud 75 Tahun 2016, dengan beberapa tujuan, seperti mewadahi, menyalurakan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan oprasional dan program pendidikan disatuan pendidikan.

Untuk menjalankan perannya, komite sekolah mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. Mendorong perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
  2. Melakukan kerja sama dengan masyarakat (perorangan/organisasi/dunia usaha) dan pemerintah berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
  3. Menampung dan menganalisis aspirasi, ide, tuntutan dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakat.
  4. Memberikan masukan, pertimbangan dan rekomendasi kepada satuan pendidikan mengenai kebijakan dan program pendidikan
  5. Mendorong orangtua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan guna mendukung peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan.
  6. Menggalang dana masyarakat dalam rangka pembiayaan penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan.
  7. Melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan, program, penyelenggaraan, dan keluaran pendidikan di satuan pendidikan.

 

“Pada kesempatan kali ini yang telah diinisiasi oleh Dewan Pendidikan kepada bapak ibu pengurus komite sekolah dipersilahkan memanfaatkan sebaik baiknya  kesempata ini untuk dapat menimba ilmu, menimba informasi dan pengalaman sehingga kompetensi komite sekolah semakin baik dan meningkat untuk mendukung mendukung pendidikan di kota Depok,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, DR. Sukro Muhab, mengatakan kegiatan yang bertujuan memajukan Kota Depok melalui masukan-masukan dari masyarakat karena penekanan tertinggi dari komite adalah sebagai mitra dari dinas pendidikan Kota Depok untuk memberikan sumbangan pemikiran, masukan-masukan agar peran antara sekolah, orang tua dan masyarakat yang merupakan tiga pilar pendidikan, yaitu keahlian, pengetahuan, dan persiapan akademik dapat dilaksanakan dengan baik.

“Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari usaha kita untuk memajukan Kota Depok, terutama bagaimana meningkatkan peran komite sekolah yang ini juga merupakan mitra kami, yaitu dewan pendidikan,” ujarnya.

Sebagai narasumber, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Bunda Elly Farida menjelaskan, kegiatan ini sebagai pemantik, mencoba untuk merangsang dan mengajak komite itu bergerak aktif.

“Tidak semata mengkonsentrasikan kepda rapot, bahwa dunia pendidikan itu banyak hal sehingga kita memberikan porsi kepada anak anak tidak selalu dengan angka, dinailai anak anak itu sukses, berikan ruang anak-anak agar bisa tumbuh dan berkembang, itu tidak lepas dari perhatian kita semua,” tutup Bunda Elly yang juga isteri Wali Kota Depok. (agnes).

Baca juga

Tinggalkan Komentar