Swara Pendidikan (Sukmajaya, Depok)– SDN Mekarjaya 12 mengakhiri kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) 1446 H dan santunan yatim pada Kamis pagi, 20 Maret 2025. Acara yang diawali dengan sholat dhuha bersama dan pembacaan ayat suci Al-Quran ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas 1 hingga 6.
Kegiatan Pesantren Kilat dan santunan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai 17 hingga 20 Maret 2025, dengan tema “Menjadikan Ramadhan sebagai Momen Perbaikan Kualitas Diri”.
Kepala SDN Mekarjaya 12, Epon Sumiarsih, menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif.
“Alhamdulillah, penutupan Sanlat dan santunan pagi ini berlangsung lancar, tertib, dan kondusif,” ucap Epon dengan penuh rasa syukur.
Pada acara penutupan, selain sholat dhuha bersama dan pembacaan ayat suci Al-Quran, acara juga diisi dengan penampilan dua siswa, Nayla dan Rindu, yang membacakan sari’itilawah.
Tidak ketinggalan, siswa kelas 6A, Putra Satria, tampil dengan Pildacil (Pilih Da’i Cilik) putra, dan Shakira dari kelas 6D tampil dengan Pildacil putri, memberikan hiburan sekaligus mendalami dakwah sejak dini.
Santunan yatim yang menjadi bagian dari acara tersebut bersumber dari infak yang dikumpulkan dari guru dan tenaga kependidikan SDN Mekarjaya 12.
“Dana yang terkumpul dari infak guru dan tenaga kependidikan kemudian disalurkan untuk santunan kepada 30 siswa yatim,” kata Epon. (Jaya)