Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum Perguruan Silat Ksatria Kijang Kencana, Edi Suhaedi Paparkan Filosofi Ksatria Kijang Kencana

by Redaksi
0 comment 422 Pembaca

Pidato Perdana ketum Ksatria Kijang kencana, Edi Suhaedi

SWARA PENDIDIKAN (CIMANGGIS, DEPOK) – Resmi ditunjuk oleh Pembina KS Macan Putih untuk memimpin KS Macan Putih yang kini berganti nama menjadi Ksatria Kijang Kencana. Ketua Umum Perguruan Silat Ksatria Kijang Kencana, Edi Suhaedi menyampaikan ucapan terimakasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan.

Pada kesempatan itu, Edi Suhaedi juga menyampaikan pidato perdananya pada acara peresmian Perguruan Silat Ksatria Kijang Kencana dan halal bi halal IPSI Cimanggis di padekokan Perguruan Ksatria Kijang Kencana, Sabtu (11/06/22) malam.

“Ini adalah periode awal, periode peletakan pondasi, dan periode mercusuar. Sebab nama Ksatria Kijang Kencana adalah nama baru dari berbagai macam perguruan silat yang ada di bumi nusantara. Dan saya mengemban amanat ini untuk memperkenalkan Ksatria Kijang Kencana atau yang saya singkat K3 kepada rakyat dan bangsa Indonesia untuk menjadi bagian dari warga negara yang cinta NKRI, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI pada bidang bela diri dan seni pencak silat,” ungkap Edi Suhaedi.

Ketua Umum Perguruan Silat Ksatria Kijang Kencana, Edi Suhaedi juga memaparkan makna filosofi Ksatria Kijang Kencana.

Pertama, makna dari Ksatria adalah, berani, jujur, dan benar. Diharapkan dari perguruan K3 ini akan terbentuk insan ksatria. Insan yang mampu menjaga nilai-nilai keimanan, kesetiaan, keberanian, dan kehormatan. Karena dalam sejarahnya, seorang ksatria bertempur untuk melindungi yang lemah.

Kedua, Kijang. Filosofi dari kijang bukan hanya terlihat dari tanduknya yang indah dan berwibawa. Tetapi juga dari kewaspaan seekor kijang. Insting dan naluri kijang dapat kita terapkan. Saat berada di alam liar, kijang akan selalu waspada dengan adanya pemangsa, ia memiliki insting dan dapat berfikir kapan waktunya berlari sebelum pemangsa berniat mengejarnya.

Diharapkan para anggota PS K3 memiliki kewaspadaan seperti kijang terhadap suatu bahaya yang akan terjadi. Dan sebisa mungkin kita menghindarinya. Bukan berarti kita pengecut atau takut, tetapi berusaha menjadi penenang dalam situasi yang membahayakan. Maka wajib bagi anggota K3 untuk mencegah ancaman dan gangguan yang mengancam masyarakat, bangsa dan negara.

Ketiga, Kencana. Kereta kencana memiliki arti filosofi manusia agung. Manusia itu sendiri yang duduk itu aku atau manusia. Sementara hewan kijang kijang yang menarik kereta kencana berarti jiwa. Kijang bertanduk dua. Kiri dan kanan, yang bermakna dua jiwa. Baik dan jahat. Jiwa tersebut harus dikendalikan oleh kusir. Dan kusirnya adalah fikiran.

Secara keseluruhan, makna kereta kencana ini manusia yang dikendalikan fikirannya agar menghasilkan tujuan yang mulia. Sehingga seluruh jajaran dan anggota K3 mampu mengendalikan dan mengelola fikiran demi kemaslahatan.

Edi juga menyebut, Ksatria Kijang Kencana diawali dari huruf latin berawalan K. sementara dalam huruf hijaiyah huruf K disimbolkan dengan Kaf, yang merupakan huruf ke 11 dari huruf hijaiyah.

“Jadi K atau Kaf yang terdapat di depan nama Ksatria Kijang Kencana adalah huruf yang memiliki kekuata, karena berulang 3 kali. Dan hari ini, adalah tanggal 11 bulan Zulqoidah, maka menjadi indah bila K3 terlahir pada hari ini. tanggal 11 Zulqoidah, bulan 11 bulan yang ke 11 dalam tahun hijriah,” sebutnya.

Pemberian sabuk kehormatan

Diakhir sambutan, Ketua Umum Ksatria Kijang Kencana berpesan kepada seluruh pengurus dan anggota Ksatria Kijang Kencana untuk selalu menyebarkan kebaikan dan kemuliaan kepada sesama.

Peresmian dan halal bi halal IPSI Kecamatan Cimanggis juga dihadiri Ketua IPSI Kota Depok yang diwakili Sekretaris IPSI Kota Depok, Dedy Setiawan, Ketua IPSI Cimanggis, H. Ade Ibrahim, Camat Cimanggis, Dody Setiawan, Lurah dan Sekel Cimanggis, perwakilan IPSI kecamatan se Kota Depok, perguruan silat se wilayah Cimanggis serta para tokoh masyarakat setempat.

Pada peresmian tersebut dilakukan pemotongan tumpeng oleh Camat Cimanggis, Dody Setiawan dan penyematan sabuk kehormatan anggota oleh Sekretaris IPSI Kota Depok serta pemberian SK anggota IPSI Cimanggis oleh Ketua IPSI Cimanggis, Ade Ibrahim kepada 14 perguruan silat di wilayah Cimanggis. Antara lain, Kera sakti, PS Nusantara, Pagar Nusa, Panca Sukma Siliwangi Nusantara, Kartika Siliwangi, Ksatria Kijang Kencana, Pencak Silat Betawi Mustika Cijago, Ki Ageng Pandan Alas, ISMD Putra Setia, Setia Hati Terate, Wiring Kuning, Patah Tumbuh, Perisai Hati Siliwangi, dan Bina Satria. (gus)

Pesilat Ksatria Kijang Kencana

Tinggalkan Pesan

Baca juga