• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Tuesday, May 5, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Pernyataan Puan Maharani Soal Anak SMP Tak Bisa Membaca, Dapat Dukungan dari Dewan Pengawas LSK Hipnoterapi Indonesia

Editor: Gus JP

by SWARA PENDIDIKAN
21 April 2025
in KABAR DAERAH, NASIONAL
0
Pernyataan Puan Maharani Soal Anak SMP Tak Bisa Membaca, Dapat Dukungan dari Dewan Pengawas LSK Hipnoterapi Indonesia

Dewa Gede Sayang Adi Yadnya, Dewan Pengawas LSK Hipnoterapi Indonesia mitra Ditjen Vokasi & PKLK Kemendikdasmen

52
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Swara Pendidikan (Jakarta) – Pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani, terkait kekhawatirannya atas masih adanya siswa SMP yang belum bisa membaca dan dampak sosial-emosional yang ditimbulkannya, mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Dewan Pengawas Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Hipnoterapi Indonesia, I Dewa Gede Sayang Adi Yadnya, yang juga dikenal sebagai tokoh hipnoterapi nasional asal Bali.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/04/2025), penerima penghargaan Indonesian Hypnosis Centre (IHC) Award 2024 itu menyatakan dukungannya terhadap keprihatinan Puan Maharani. Ia menyoroti berbagai faktor yang memengaruhi rendahnya kemampuan membaca anak, seperti kecanduan gawai, trauma masa kecil, kekerasan dalam rumah tangga, hingga menjadi korban perundungan.

“Dampak lingkungan dan permasalahan keluarga seperti kecanduan main game atau gadget, trauma masa kecil, kekerasan rumah tangga, dan perundungan bisa menjadi pemicu rendahnya motivasi belajar,” ujar Dewa.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Dewa mendorong pemerintah daerah dan dewan pendidikan agar lebih terbuka berkolaborasi dengan masyarakat, khususnya para praktisi kompeten di bidang hipnoterapi. Ia mencontohkan keberadaan puluhan ribu anggota komunitas hipnotis yang telah lulus uji kompetensi dari LSP mitra BNSP RI maupun LSK Hipnoterapi Indonesia yang merupakan mitra resmi Ditjen Pendidikan Vokasi, PKLK, dan Kemendikdasmen.

BACA JUGA

Hardiknas 2026, SMPN 1 Mayong Apresiasi Juara LCC Kabupaten, Bidik Tingkat Provinsi

Kadisdikpora Jepara: Hardiknas Momen Evaluasi Untuk Pendidikan Lebih Baik

Hardiknas 2026, Siswa MI Matholiunnajah Jepara Borong Juara Olahraga Tradisional

Krisis Guru, Kemendikdasmen Ajukan 400 Ribu CASN 2026

“Menanamkan motivasi belajar pada anak didik ibarat mengecat ulang tembok dapur yang kusam. Sebelum mengecat, kita harus membersihkan dulu kotoran dan minyak yang menempel supaya hasilnya bersih dan tahan lama,” jelas Dewa.

Menurutnya, “kotoran” yang dimaksud adalah luka batin, kecanduan gadget, dan perilaku negatif lain yang menghambat semangat belajar. Terapi berbasis olah pikir seperti hipnoterapi disebutnya sebagai solusi ilmiah yang telah terbukti membantu mengatasi hal tersebut.

Kini, lanjutnya, para hipnoterapis kompeten dapat ditemukan dengan mudah karena telah tergabung dalam organisasi profesi yang memiliki kepengurusan di seluruh provinsi di Indonesia.

Sebagai informasi, pernyataan Puan Maharani dilatarbelakangi oleh temuan di Kabupaten Buleleng, Bali, di mana sebanyak 363 siswa SMP belum lancar membaca, dan 155 di antaranya bahkan tidak bisa membaca sama sekali. Ironisnya, mereka justru terampil menggunakan media sosial. Puan menilai kondisi tersebut sebagai alarm atas kesenjangan pemenuhan hak dasar pendidikan di Tanah Air, dan mengingatkan bahwa kejadian serupa juga pernah ditemukan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada 2023. **

Pengirim: Idewa Adiyadnya

Share1Tweet1SendShare

BeritaTerkait

Hardiknas 2026: Ketua DPRD Jepara Siap Kawal Program Pendidikan dan Infrastruktur Sekolah
Jepara

Hardiknas 2026: Ketua DPRD Jepara Siap Kawal Program Pendidikan dan Infrastruktur Sekolah

2 May 2026
0
11

  Swara Pendidikan (Jepara).- Momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi...

Read more
Hardiknas 2026: Kepsek SMPN 1 Jepara Ingatkan Karakter Kunci Masa Depan Siswa

Hardiknas 2026: Kepsek SMPN 1 Jepara Ingatkan Karakter Kunci Masa Depan Siswa

2 May 2026
28
Hardiknas 2026, SMKN 2 Purwakarta Perkuat Link and Match dengan Dunia Industri

Hardiknas 2026, SMKN 2 Purwakarta Perkuat Link and Match dengan Dunia Industri

2 May 2026
51
Hardiknas 2026, Kepsek SMPN 5 Jepara Ajak Orang Tua dan Masyarakat Tingkatkan Mutu Pendidikan

Hardiknas 2026, Kepsek SMPN 5 Jepara Ajak Orang Tua dan Masyarakat Tingkatkan Mutu Pendidikan

2 May 2026
27
SMKN 2 Purwakarta Borong Juara FLS3N 2026, Siap Guncang Level Provinsi

SMKN 2 Purwakarta Borong Juara FLS3N 2026, Siap Guncang Level Provinsi

1 May 2026
82
Tradisi Unik, Guru Purna Tugas di SMPN 5 Jepara Diantar Hingga ke Rumah

Tradisi Unik, Guru Purna Tugas di SMPN 5 Jepara Diantar Hingga ke Rumah

1 May 2026
141
Next Post
Poster penolakan penobatan Suharto sebagai Pahlawan Nasional - Indonesia Corruption Watch (ICW)

PENOBATAN GELAR PAHLAWAN SUHARTO, BAGAIMANA NASIB GURU SEJARAH?

SMK Perbas – 14
Sumarno – 20
pkb – 19
siti – 21
Lego – 12
https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id