Beranda » PROFIL PENDIDIK » Sosok Kita » Percepat Herd Immunity, Edi Suhaedi Gelar Vaksinasi di Lingkungannya

Percepat Herd Immunity, Edi Suhaedi Gelar Vaksinasi di Lingkungannya

by Redaksi
0 comment 254 Pembaca

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Bantu pemerintah percepat herd immunity atau kekebalan kelompok, Edi Suhaedi, warga sekaligus tokoh masyarakat di RT 06/RW 01 Kelurahan Tugu menggelar vaksinasi Covid-19 untuk warga berusia 12 tahun ke atas dilingkungannya. Sabtu (25/9/21)

Vaksinasi massal yang dipusatkan di halaman majelis taklim zikir dan sholawat Kp. Poncol RT 06/RW 01 Kelurahan Tugu ini rencananya digelar selama dua hari (Sabtu dan Minggu).

Ketua RT 06 Cucu Maisaroh

Ketua RT 06 Cucu Maisaroh yang ditemui SP mengatakan, vaksinasi massal di RT 06/RW 01 merupakan inisiatif dan prakarsa dari bapak Drs. Edi Suhaedi yang juga tokoh masyarakat di Kp. Poncol RT 06/RW 01.

Vaksinasi massal ini, ujar Cucu, tidak dikhususkan hanya untuk warga RT 06 saja, tetapi ada juga dari RT 05, RT 03, dan RT 08.

“Alhamdulillah kami punya tokoh masyarakat yang sangat peduli dengan lingkungan,” ucap Ketua RT 06, Cucu Maisaroh bersyukur.

Cucu juga menyebut dari total 263 KK (Kepala Keluarga) di RT 06, hampir 90 persen lebih warganya sudah divaksin.

Ketua RT 06 berharap, dengan adanya vaksinasi ini, warga dilingkungan RW 01, khususnya di RT 06 bisa terbebas dari Covid-19.

“Harapan saya, semoga warga khususnya di RT 06 dan warga lainnya yang telah divaksin terbebas dari Corona. Mudah-mudahan kedepan akan semakin banyak lagi warga yang divaksin, karena pak Edi Suhaedi betul-betul ingin warganya bebas dari Covid-19,” tuturnya.

Hal senada juga diungkap Ketua RW 01 Lili Ramli. Dikatakan Lili, sebagai Ketua RW 01, dirinya mengaku dengan adanya vaksinasi diwilayahnya sangat membantu sekali bagi warga yang belum divaksin.

Apalagi, ujar Lili, Pemerintah Kota Depok juga mentargetkan di akhir bulan Desember, seluruh warga Depok 100 persen sudah divaksin semuanya.

“Makanya saya juga terus mendorong kepada seluruh warga yang belum divaksin untuk segera divaksin. Ini demi kesehatan diri dan keluarga,” ujarnya.

“Kami juga berterimakasih kepada bapak Edi Suhaedi selaku tokoh masyarakat di RT 06  atas inisiatifnya menyelenggarakan vaksinasi ini dilingkungan RW 01, juga kepada Kepolisian Republik Indonesia,” imbuhnya.

Vaksin Sinovac

Nur Muhammad, Perwira Administrasi I bagian perencanaan Polda Metro Jaya bersama Edi Suhaedi

Tempat yang sama, Nur Muhammad, Perwira Administrasi I bagian perencanaan Polda Metro Jaya yang ikut memantau pelaksanaan vaksinasi di RT 06 menilai vaksinasi ini berjalan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes).

“Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi ini berjalan tertib dan lancar. Antusias warga yang ingin divaksin juga cukup tinggi. Target kami hanya kita buka pendaftaran untuk 150 warga, ternyata yang mendaftar lebih dari 150 warga. Kemungkinan kita akan tambah kuotanya dan kita tambah harinya agar semua warga bisa mendapatkan suntikan vaksin Covid-19,” terang Nur Muhammad.

Perwira Polisi yang bertugas di Polda Metro jaya ini menambahkan, vaksinasi yang diberikan ini untuk dosis pertama jenis Sinovac.

Dia juga mengimbau kepada warga untuk jangan takut divaksin karena ini penting untuk mencegah terpapar Covid-19.

Tetap Jaga Prokes

tenaga kesehatan dari Klinik Haryanti

Sementara itu, ditengah pelaksanaan vaksinasi, Lurah Tugu yang baru, Bambang Eko Sukmono menyempatkan hadir meninjau langsung pelaksanaan hari pertama vaksinasi di RT 06/RW 01.

Mantan Lurah Curug ini mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang di inisiasi tokoh setempat.

“Kami sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan vaksinasi massal ini dalam rangka percepatan vaksinasi diwilayah Kelurahan Tugu, khususnya di RT 06/RW 01 ini yang diinisiasi tokoh masyarakat disini dan juga Polsek Cimanggis,” ujar Bambang Eko kepada SP.

“Saya juga mengimbau kepada warga, walaupun sudah divaksin tetap harus menjaga protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan hindari kerumunan atau jaga jarak,” tandasnya.

Jurnalis SP juga menanyakan, berapa persen warga di Kelurahan Tugu yang sudah divaksin. Menanggapi hal ini, Bambang Eko mengatakan, untuk jumlahnya sendiri di wilayah kelurahan tugu masih dalam pendataan.

“Berapa persen yang sudah divaksin dan berapa persen yang belum. Sekarang masih terus kami update datanya,” ungkap Bambang.

Program Pemerintah

Sementara itu, pemprakarsa vaksinasi bagi warga di lingkungan RW 01 yang juga pemilik majelis taklim zikir dan sholawat, Edi Suhaedi  mengatakan, nawaitunya adalah untuk membantu warga di RT 06 dan sekitar yang belum divaksin, sebab menurutnya banyak warga sekitar dilingkungan RW 01, khususnya di RT 06 yang belum divaksin dan ini juga untuk memudahkan mereka agar tidak terlalu jauh.

Yang kedua, lanjutnya. Untuk membantu program pemerintah dalam rangka mensukseskan program vaksinasi nasional.

“Karena itu kegiatan ini juga kerjasama dengan Polres Metro Depok dan Polsek Cimanggis,” ungkapnya.

“Alhamdulillah dengan kondisi seperti ini antusiasme warga begitu tinggi. Yang kita perkirakan hanya 150 yang mendaftar ternyata lebih.  Ini menunjukan bahwa animo masyarakat akan pentingnya vaksinasi bagi diri dan keluarga,” ujar Edi Suhaedi.

Selanjutnya Edi mengatakan, karena warga yang ingin divaksin terus berdatangan, dari Polsek Cimanggis, menambah kuotanya menjadi 30.

“Untuk tenaga kesehatan, kami dibantu dari Klinik Haryanti dengan mengirimkan 4 bidan sebagai vaksinatornya. Untuk pendataan dan administrasi, kami juga dibantu operator dari MTs Al Husna,” paparnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya vaksinasi ini masyarakat bisa sehat, dan terhindar dari penyakit corona. Dan imun warga juga semakin meningkat,” harap Edi Suhaedi.

Warga sambut baik vaksinasi Covid-19

Maspupah warga RT 06/RW 01

Pelaksanaan vaksinasi di lingkungan RT 06/RW 01 disambut warga sekitar. Salah satunya Maspupah warga RT 06/RW01, kelurahan Tugu mengaku senang dengan adanya program vaksinasi Covid-19. Dia berharap pemberian vaksinasi gratis kepada semua masyarakat ini dapat menekan penularan Covid- 19 di lingkungannya.

“Saya ikut vaksin atas keinginan sendiri, tidak ada keraguan soal vaksin. Bagi saya, ini melindungi saya dan keluarga,” ungkap Maspupah, usai menerima suntikan dosis pertama.

Selain dirinya, Maspupah juga mengajak suami dan anaknya untuk divaksin. Menurutnya, kesempatan ini sayang untuk dilewati. (agus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait