• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Monday, March 16, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

SPMB SMP Kota Depok Dinilai Berpotensi Timbulkan Angka Putus Sekolah

by SWARA PENDIDIKAN
11 July 2025
in Depok, SAPA WILAYAH
0
SPMB SMP Kota Depok Dinilai Berpotensi Timbulkan Angka Putus Sekolah

Eman Sutriadi bersama pengurus Gedor

        

Swara Pendidikan (Depok) – Meskipun pendaftaran Tahap 4 Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP telah dibuka pada 11 Juli 2025 untuk mengisi kursi kosong di sejumlah SMP Negeri, pelaksanaannya dinilai masih menyisakan persoalan serius. Salah satunya adalah potensi munculnya angka putus sekolah di Kota Depok.

Hal ini disampaikan oleh Eman Sutriadi, Pembina Masyarakat Pemerhati dan Peduli Pendidikan Indonesia (MP3I) sekaligus Ketua Gerakan Depok Bersatu (GEDOR). Menurutnya, potensi anak-anak tidak melanjutkan pendidikan cukup tinggi, meskipun proses pendaftaran tambahan telah dilakukan.

“Dari data yang kami terima, hingga penutupan Tahap 4 pada 11 Juli 2025 pukul 17.30 WIB, terdapat 280 kursi kosong di 32 SMP Negeri, dengan 538 pendaftar, namun hanya 433 yang terverifikasi dan 183 siswa yang diterima. Artinya, ada 355 siswa yang tidak tertampung, dan sebagian dari mereka menyatakan tidak akan bersekolah jika tidak diterima di sekolah impiannya,” ujar Eman, Jumat (11/7/2025).

Lebih lanjut, Eman mengungkap bahwa sebagian besar siswa yang tidak diterima berasal dari keluarga kurang mampu, dan tidak sedikit juga yang mengalami kendala teknis saat mendaftar—misalnya gagal unggah dokumen akibat perbedaan data di Kartu Keluarga (KK), meskipun telah lama berdomisili di Kota Depok.

BACA JUGA

Begini Reaksi Neno Warisman Saat Lihat Wartawan PWI Depok Mengaji di Ramadan

Pengurus PGRI Kota Depok Gelar Rakor Bahas Program dan Transparansi Keuangan

Kepsek di Depok Diteror Pesan WhatsApp Mengatasnamakan Wartawan, Minta Transfer Rp500 Ribu

Pemuda dari Berbagai Komunitas Ikuti Kajian Ekologi di Kampung ProKlim Lebak Sawangan

“Jika tidak segera diatasi, persoalan ini akan menambah jumlah anak usia sekolah yang tidak bisa melanjutkan pendidikan. Ini bertolak belakang dengan semangat wajib belajar 12 tahun dan komitmen kita terhadap pendidikan inklusif,” tegasnya.

Eman mendesak Pemerintah Kota Depok, khususnya Dinas Pendidikan, untuk mengoptimalkan sistem SPMB dan melakukan penjaringan ulang bagi siswa yang berpotensi putus sekolah. Terlebih, tahun pelajaran baru akan segera dimulai dalam hitungan hari.

Ia menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur demi memenuhi amanat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4, yaitu “menjamin pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua orang”.

“Pemerintah harus hadir dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan. SPMB bukan sekadar seleksi, tapi juga tanggung jawab moral untuk menciptakan keadilan dalam pendidikan,” pungkas Eman. **

BeritaTerkait

Begini Reaksi Neno Warisman Saat Lihat Wartawan PWI Depok Mengaji di Ramadan
METROPOLITAN

Begini Reaksi Neno Warisman Saat Lihat Wartawan PWI Depok Mengaji di Ramadan

14 March 2026
0
0

Swara Pendidikan | Depok — Program Wartawan Mengaji yang digelar...

Read more
Pengurus PGRI Kota Depok Gelar Rakor Bahas Program dan Transparansi Keuangan

Pengurus PGRI Kota Depok Gelar Rakor Bahas Program dan Transparansi Keuangan

12 March 2026
0
Kepsek di Depok Diteror Pesan WhatsApp Mengatasnamakan Wartawan, Minta Transfer Rp500 Ribu

Kepsek di Depok Diteror Pesan WhatsApp Mengatasnamakan Wartawan, Minta Transfer Rp500 Ribu

9 March 2026
0

Pemuda dari Berbagai Komunitas Ikuti Kajian Ekologi di Kampung ProKlim Lebak Sawangan

9 March 2026
0

Komunitas Kebon Rehab dan Pemuda Lampu Quran Ajak Anak Sanlat Peduli Lingkungan

9 March 2026
0

Perantara Kasih Indonesia Ajak 50 Anak Yatim Bermain dan Belanja Baju Lebaran di Detos

8 March 2026
0
Next Post
Resmi Terpilih, Ini Visi Besar H. Nisar untuk PGRI Kota Depok

Resmi Terpilih, Ini Visi Besar H. Nisar untuk PGRI Kota Depok

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id