Swara Pendidikan (Panmas, Depok) – Semangat berkarya dan berprestasi tampak begitu terasa dalam gelaran Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Kota Depok Tahun 2026 yang berlangsung di SD Negeri Depok 1, Kecamatan Pancoran Mas, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 15.30 WIB itu menjadi ajang unjuk bakat bagi ratusan siswa sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kota Depok. Sebanyak 220 peserta dari 22 sekolah negeri dan swasta yang tersebar di 11 kecamatan turut ambil bagian dalam festival tahunan tersebut.
Beragam cabang lomba dipertandingkan, mulai dari menyanyi solo, tari kreasi, pantomim, gambar bercerita, kriya, menulis cerita, hingga mendongeng. Suasana kompetisi berlangsung meriah sekaligus penuh semangat. Para peserta tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan para pendamping.
Dalam cabang Lomba Gambar Bercerita, Ghaziya Azzalfa dari SD Negeri Tugu 10 Kecamatan Cimanggis berhasil meraih juara pertama dengan nilai 946. Karya yang ditampilkan dinilai mampu memadukan unsur visual dan alur cerita secara kreatif. Posisi kedua diraih Kanzia Shafiqa Alnaira dari SD Negeri Sukamaju 2 Kecamatan Tapos, sedangkan juara ketiga diraih Alecia Claira Nuraisha dari SD Negeri Durenseribu 04 Kecamatan Bojongsari.
Sementara itu pada cabang Lomba Kriya, Dhavin Pradana Alviansyah dari SD Negeri Beji 4 tampil unggul dan berhasil meraih juara pertama dengan nilai 911. Kreativitas dan ketelitian karya menjadi poin penting dalam penilaian dewan juri. Juara kedua diraih Lintang Brillian Rayasti dari SD Islam Al-Husain Kecamatan Sawangan, disusul Kulbi Firdaus dari SD Negeri Cipayung 3 sebagai juara ketiga.
Kemampuan literasi dan imajinasi siswa juga terlihat dalam cabang Menulis Cerita. Ariqa Fatina Maharami dari SD Negeri Sukamaju 2 Kecamatan Tapos sukses menjadi juara pertama dengan nilai 1083. Tulisan yang disajikan dinilai memiliki alur yang kuat dan pesan yang inspiratif. Posisi kedua ditempati Carissa Putri Alesha Kafidany dari SDIT Miftahul Ulum Kecamatan Cinere, sementara Ananda Luthfiyatul Husna dari SD Negeri Sukatani 4 Kecamatan Tapos berada di posisi ketiga.
Pada cabang Mendongeng, penampilan penuh ekspresi dan penghayatan berhasil memikat perhatian penonton maupun dewan juri. Iffa Astila Rahma dari SD Negeri Sukamaju 2 Kecamatan Tapos keluar sebagai juara pertama dengan nilai 265. Sementara Namiyah Salsabillah Fajrin dari SD Negeri Anyelir 1 meraih juara kedua dan Hafiza Khaira Lubna dari SD Negeri Utan Jaya menjadi juara ketiga.
Persaingan tidak kalah menarik terlihat dalam Lomba Menyanyi Solo. Sheena Ulema Nadine dari SD Al Hikmah Kecamatan Cimanggis berhasil memukau dewan juri lewat penampilan vokalnya dan meraih juara pertama dengan nilai 243. Juara kedua diraih Fionnuala Faeiqa Firdaus dari SD Islam Dian Didaktika Kecamatan Cinere, sedangkan posisi ketiga ditempati Adienta Yumna Larasati dari SD Avicenna Kecamatan Cinere.
Di cabang Pantomim, pasangan Fitzdegea Fabumi Firdaus dan Sabrina Nur Syarafina Awulle dari SD Islam Dian Didaktika Kecamatan Cinere berhasil meraih juara pertama dengan nilai 1027. Kekompakan gerak dan kekuatan ekspresi menjadi keunggulan penampilan mereka.
Adapun pada cabang Tari Kreasi, kelompok dari SD Negeri Sukatani 3 Kecamatan Tapos yang terdiri dari Nabila Syifa Nur Rahma, Callysta Adzkiya Maharani, dan Khairunisa Bilqis Angelika berhasil menyabet juara pertama dengan nilai 2262. Penampilan mereka dinilai mampu menghadirkan perpaduan gerakan yang harmonis, kreatif, dan penuh semangat.
FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, kreativitas, serta pengembangan bakat siswa sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya belajar berkompetisi secara sehat, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, sportivitas, dan kecintaan terhadap seni budaya.
Dewan juri menegaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional. Hasil yang ditetapkan merupakan keputusan bersama seluruh tim juri dan bersifat mutlak.
Dengan suksesnya pelaksanaan FLS3N SD Kota Depok Tahun 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni dan sastra serta membawa nama baik Kota Depok di level yang lebih tinggi. (Gus/Amr)





























