Swara Pendidikan (Depok) – Di usianya yang baru menginjak tahun kedua, Komunitas Pengusaha Perempuan Depok (KPD) yang di Ketuai oleh Hj. Renny Setiawan terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi para pelaku UMKM di Kota Depok.
Sekretaris KPD, Mayarni Julia atau yang akrab disapa Julia, mengatakan bahwa komunitas tersebut resmi berdiri pada 2 Februari 2025. Dalam waktu dekat, KPD juga akan menggelar perayaan milad yang berlangsung di Aula Raja Gas pada 10 Mei mendatang.
“Alhamdulillah ini sudah masuk tahun kedua. Minggu besok kami akan mengadakan milad di Aula Raja Gas tanggal 10,” ujar Julia kepada Swara Pendidikan di acara Lebaran Depok, Alun-Alun GDC, Kamis (7/5/26).
Ia menjelaskan, lahirnya KPD dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap para pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan di Kota Depok, yang dinilai belum seluruhnya terjangkau oleh program pembinaan pemerintah.
“Kami ingin merangkul para pelaku usaha yang mungkin belum ternaungi. Basic kami sebenarnya sosial,” katanya.

Melalui berbagai kegiatan sosial, KPD berupaya melibatkan para UMKM agar bisa berkembang bersama. Saat ini, jumlah anggota komunitas tersebut telah mencapai sekitar 400 orang.
“Kurang lebih ada 400 anggota. Tapi tentu ada prioritas-prioritas tertentu, terutama bagi mereka yang loyal terhadap KPD,” jelas Julia didampingi Dora, anggota KPD Depok.
Meski banyak anggotanya juga tergabung dalam komunitas lain, KPD tetap membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berkembang bersama komunitas tersebut. Julia menegaskan, KPD ingin tetap mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.
“Kami tidak mengharamkan dukungan pemerintah, tapi kami ingin berjalan mandiri,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Julia juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota Depok agar pembinaan terhadap pelaku usaha tidak berhenti hanya pada pelatihan semata.
“Kalau sudah diberi pelatihan, jangan dilepas begitu saja. Harus terus didampingi sampai usahanya benar-benar berkembang. Misalnya juga dibantu akses modal atau hibah,” tuturnya.
Julia turut menjelaskan asal-usul nama komunitas tersebut. Awalnya, komunitas itu bernama Komunitas Pengusaha Depok. Namun saat proses legalitas, nama tersebut ternyata sudah digunakan pihak lain sehingga ditambahkan kata “Perempuan” menjadi Komunitas Pengusaha Perempuan Depok. Meski begitu, nama panggilannya tetap menggunakan singkatan KPD. (Gus JP)

























