Beranda » INFO UTAMA » 20.577 siswa SMA Berlomba di Kompetisi Sains Nasional 2021 Tingkat Provinsi

20.577 siswa SMA Berlomba di Kompetisi Sains Nasional 2021 Tingkat Provinsi

by Redaksi
0 comment 224 Pembaca

Kompetisi Sains Nasional 2021 Tingkat Provinsi

Swara Pendidikan.co.id (Jakarta) – Pelaksanaan  Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat provinsi untuk jenjang SMA kembali digelar secara daring, (13 hingga 16 September 2021). Diikuti sebanyak 20.577 siswa dari seluruh Indonesia. Terbagi dalam 9 bidang studi.

Matematika diikuti sebanyak 1.199 orang, Fisika (1.955 siswa), Kimia (1.484 siswa). Informatika (2.006 siswa), Biologi (2.205 siswa), Astronomi (2.766 siswa), Ekonomi (2.960 siswa), Kebumian (2.886 siswa), dan bidang Geografi (3.116 siswa).

Dalam pelaksanaan KSN Tingkat Provinsi secara daring, siswa melakukan ujian melalui alamat URL https://ksn.puspresnas.id/.

“Hari pertama (13/9), bidang yang dilombakan adalah Kebumian dan Matematika. Hari Selasa dilombakan Astronomi dan Fisika, pada hari Rabu diujikan Geografi dan Informatika. Sedangkan hari Kamis diujikan Ekonomi, Biologi, dan Kimia,” jelas Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Asep Sukmayadi.

Asep menjelaskan, peserta KSN tingkat provinsi adalah siswa SMA/sederajat yang ditetapkan sebagai pemenang KSN kabupaten/kota oleh Kepala Dinas atau Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi. Dari pelaksanaan seleksi tingkat provinsi ini, selanjutnya akan dijaring peserta KSN untuk tingkat nasional.

“KSN tingkat nasional juga direncanakan berlangsung dengan format daring,” ujar Asep.

Pada pelaksanaannya, peserta KSN mengerjakan soal-soal yang diujikan secara daring dan dikerjakan di sekolah karena sekolah memiliki fasilitas yang mendukung seperti internet, komputer PC atau laptop.

“Hal lain yang tak kalah penting yakni terkait dengan aspek kesehatan. Pandemi Covid-19, seluruh pihak yang terlibat harus mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

“Untuk sistem pengawasan, setiap peserta wajib merekam dirinya menggunakan kamera pada saat pelaksanaan berlangsung yang akan diawasi melalui Zoom oleh tim panitia KSN,” tambahnya menjelaskan terkait faktor keamanan dan kejujuran.

Sebelum pelaksanaan KSN tingkat provinsi, Puspresnas sudah terlebih dahulu melakukan uji coba sistem daring yang akan digunakan untuk proses seleksi.

Uji coba sistem daring ini dilaksanakan pada 6 September 2021 lalu. Kendala yang dialami pada saat pelaksanaan KSN-P pada hari pertama bidang kebumian dan matematika yakni masih ada beberapa peserta yang mengalami kendala jaringan dan mati listrik, sehingga untuk bidang Matematika, peserta yang tidak mengikuti KSN sebanyak 180 peserta dan bidang Kebumian sebanyak 151 peserta.

“Dari hasil uji coba tersebut, telah dilakukan perbaikan-perbaikan agar sistem daring dapat berjalan lancar dan stabil,” tutup Plt. Kapuspresnas.  (kemdikbud.go.id/gus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait