Swara Pendidikan (Cilodong, Depok)– SDN Sukamaju 6, Cilodong, menggelar kegiatan Pesantren Kilat (sanlat) selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (25–27 Februari 2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Ramadhan 1447 Hijriah yang bertujuan membangun karakter siswa agar mencintai ajaran Islam serta menumbuhkan generasi Qurani.
Sanlat diikuti seluruh siswa dengan pembagian dua sesi, yakni sesi pertama untuk kelas rendah dan sesi kedua untuk kelas tinggi. Pembagian tersebut dilakukan agar penyampaian materi dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan perkembangan peserta didik.
Selama tiga hari pelaksanaan, siswa mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya shalat dhuha berjamaah, murojaah Juz Amma, kuis Ramadhan, pembacaan dan lomba puisi Ramadhan, lomba Pildacil (Pemilihan Dai Cilik) untuk menggali potensi dakwah siswa, serta lomba kaligrafi.
Kepala SDN Sukamaju 6, Supriyati menegaskan bahwa kegiatan sanlat bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari pembinaan karakter peserta didik sejak usia dini.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia,” kata Supriyati saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Ramadhan tidak berhenti pada pelaksanaan sanlat. Memasuki pekan kedua, kegiatan belajar mengajar (KBM) difokuskan pada pendalaman materi yang telah diberikan selama sanlat. Sementara itu, pada pekan terakhir sebelum libur sekolah, penguatan materi kembali dilakukan selama dua hari dan ditutup dengan kegiatan santunan bagi anak yatim, piatu, dan dhuafa di lingkungan sekolah.
Menurut Supriyati, kegiatan santunan tersebut menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa untuk menumbuhkan empati dan semangat berbagi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cinta Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama. Inilah bekal penting bagi mereka ketika dewasa nanti,” imbuhnya. (Amr)




