Swara Pendidikan (Bojongsari, Depok)- Menyongsong berakhirnya masa akreditasi pada 31 Desember 2026, SMP Islamiyah Serua mulai mematangkan persiapan melalui kegiatan In House Training (IHT) dengan menghadirkan Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Depok, Irma Karmila, M.Pd, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan IHT ini dihadiri Ketua Yayasan Wiyata Mandala Muslimin Indonesia (Yadami), Tatang AS, Kepala Bidang Pendidikan Yadami, Hidayat, Kepala SMP Islamiyah Serua Murtado, S.Pd.I, M.M, M.Pd, serta para guru.
Irma Karmila menjelaskan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pengawas dalam memastikan kesiapan sekolah menghadapi proses akreditasi. Menurutnya, persiapan harus dilakukan secara matang sebelum pelaksanaan visitasi.
“Akreditasi SMP Islamiyah Serua akan berakhir pada 31 Desember 2026, sehingga perlu dipersiapkan sejak sekarang agar saat visitasi nanti sekolah dapat memberikan hasil terbaik,” jelas Irma.
Ia mengatakan, terdapat sejumlah komponen penting yang harus dipenuhi dalam proses akreditasi, di antaranya nilai rapor pendidikan, kinerja kepala sekolah, kinerja guru, serta dokumen perencanaan atau blueprint sekolah. Seluruh komponen tersebut harus didukung dengan bukti fisik yang valid.
“Semua persyaratan harus dilengkapi dan dibuktikan sebelum visitasi. Saat ini, jadwal visitasi masih menunggu penetapan kuota dari pihak terkait,” ujarnya.
Ada tiga skema dalam akreditasi sekolah, sambung Irma, yakni visitasi langsung, perpanjangan otomatis satu tahun apabila belum mendapatkan kuota, serta perpanjangan otomatis lima tahun bagi sekolah dengan nilai rapor pendidikan dan data Dapodik yang baik.
“Akreditasi berlaku selama lima tahun. Saat ini SMP Islamiyah Serua masih berakreditasi B dan diharapkan dapat meningkat menjadi A,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMP Islamiyah Serua, Murtado menyampaikan bahwa pada akreditasi sebelumnya sekolahnya memperoleh nilai 83 dengan predikat B. Ia berharap melalui persiapan yang lebih optimal, capaian tersebut dapat ditingkatkan.
“Kami menargetkan peningkatan akreditasi menjadi A. Untuk itu, seluruh komponen sekolah terus berbenah dan mempersiapkan diri secara maksimal,” tutup Murtado, yang akrab disapa Dodo. (Dib)




