• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Tuesday, March 31, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Romantika Kehidupan

Oleh: H. Ikbal Farisi*

by SWARA PENDIDIKAN
12 March 2026
in MENULIS
0
Romantika Kehidupan
        

Renungan

 

Dalam menjalani kehidupan, sering kali manusia merasa harus mengejar banyak hal dengan terburu-buru, seolah jika berhenti sejenak saja semuanya akan hilang. Keinginan, pekerjaan, bahkan hubungan kadang dikejar sedemikian rupa hingga membuat hati menjadi lelah. Padahal, tidak semua hal harus dipaksa datang lebih cepat dari waktunya.

Ada hal-hal yang memang membutuhkan usaha, tetapi ada pula yang akan berjalan lebih mudah ketika waktunya sudah tepat. Ketika sesuatu memang menjadi bagian dari takdir seseorang, biasanya jalan itu perlahan akan terbuka. Bukan berarti tanpa usaha, tetapi usaha tersebut terasa lebih selaras, tidak penuh paksaan, dan tidak terus-menerus membuat hati diliputi kegelisahan.

BACA JUGA

Pembatalan Rencana Belajar Online 2026: Antara Kekhawatiran Learning Loss dan Arah Baru Kebijakan Pendidikan

Literasi Digital dan UU ITE: Menavigasi Kebebasan Berpendapat Pelajar di Era Post-Truth

Dana Guru Honorer Diambil untuk MBG, Mendikdasmen Minta Dana Lagi, Ironis dan Konyol

Ketika Uang Negara Berakhir di Jamban melalui Program Makan Bergizi Gratis

Kegelisahan justru sering membuat seseorang mudah putus asa. Padahal, semua agama mengajarkan bahwa dalam menghadapi kehidupan, manusia harus menjaga pikiran tetap tenang serta senantiasa berprasangka baik. Sikap positif dan keyakinan yang kuat menjadi bekal penting dalam mengarungi bahtera kehidupan.

Dari situlah seseorang belajar menyeimbangkan antara ikhtiar dan kepercayaan. Berusaha tetap diperlukan, namun tidak sampai kehilangan ketenangan karena terlalu takut kehilangan sesuatu. Sebab, apa yang memang menjadi bagian kita tidak akan pergi hanya karena kita berjalan sedikit lebih tenang. Bahkan, sering kali justru dalam ketenangan itulah jalan yang sebenarnya mulai terlihat.

Ketenangan batin juga akan memancarkan aura positif. Dengan diiringi doa, usaha, ikhtiar, dan tawakal, seseorang akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pada akhirnya, keseimbangan itulah yang dapat mengantarkan manusia menuju keberhasilan, baik di dunia maupun di akhirat.

Oleh karena itu, marilah kita mengisi hari-hari dengan hal-hal yang menenangkan hati, seperti memperbanyak dzikir dan sholawat. Dengan hati yang tenang dan jiwa yang selaras, hidup akan terasa lebih bermakna dan perjalanan kehidupan pun dapat dijalani dengan penuh ketulusan.


Ikbal Farisi
Pimpinan Yayasan Darul Ulum Duren Mekar, Bojongsari, Depok
Pemerhati sosial dan budaya

BeritaTerkait

Pembatalan Rencana Belajar Online 2026: Antara Kekhawatiran Learning Loss dan Arah Baru Kebijakan Pendidikan
MENULIS

Pembatalan Rencana Belajar Online 2026: Antara Kekhawatiran Learning Loss dan Arah Baru Kebijakan Pendidikan

26 March 2026
0
0

Oleh: Sarafuddin, S.Pd.,M.Pd

Read more
Literasi Digital dan UU ITE: Menavigasi Kebebasan Berpendapat Pelajar di Era Post-Truth

Literasi Digital dan UU ITE: Menavigasi Kebebasan Berpendapat Pelajar di Era Post-Truth

6 March 2026
0
Dana Guru Honorer Diambil untuk MBG, Mendikdasmen Minta Dana Lagi, Ironis dan Konyol

Dana Guru Honorer Diambil untuk MBG, Mendikdasmen Minta Dana Lagi, Ironis dan Konyol

6 March 2026
0

Ketika Uang Negara Berakhir di Jamban melalui Program Makan Bergizi Gratis

6 March 2026
0

Kami Hanya Ingin Bekerja: Dinamika Kepemimpinan Kepala Sekolah di Tengah Regulasi, Pengawasan, dan Intimidasi

2 March 2026
0

MBG dan KMP, Menyehatkan dan Mensejahterakan Siapa?

25 February 2026
0
Next Post
Ramadan Berkah di SDN Depok Baru 3, Puluhan Siswa Terima Santunan

Ramadan Berkah di SDN Depok Baru 3, Puluhan Siswa Terima Santunan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id