Prof Agung: DPPM UI Komitmen Atasi Berbagai Persoalan Bangsa

by Redaksi
0 Komentar 96 Pembaca

Direktur Program Pengabdian Masyarakat dan Pemberdayaan, Profesor Agung Waluyo,

Swara pendidika (UI, Depok) – Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kehumasan bersama awak media di kampus UI Depok, Selasa (21/11/23)

Guru Besar Fakultas Ilmu Keperawatan UI, yang juga Direktur Program Pengabdian Masyarakat dan Pemberdayaan, Profesor Agung Waluyo, menyampaikan komitmen UI dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa melalui ratusan kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Pemberdayaan.

“UI terus berupaya memberikan kontribusi kepada masyarakat, baik lewat bantuan, pendampingan maupun pemberdayaan. Bidang yang dirambah pun beragam, mulai dari kesehatan, budaya, pendidikan maupun bantuan langsung saat bencana,” paparnya.

Agung juga mengatakan dengan keterbatasan dana yang ada, pihaknya tetap bekerja keras agar masyarakat menerima manfaat dari kegiatan secara maksimal.

“Kami akui ada banyak kegiatan, sementara dana yang ada terbatas. Jadi kami harus berpandai-pandai agar kegiatan berjalan baik dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Jadi kita dituntut maksimal, kuantitas juga kualitas pun juga demikian,” kata Agung.

Sebagai sebuah perguruan tinggi, menurut prof Agung pengabdian masyarakat merupakan salah satu tugas akademisi UI selain pendidikan dan penelitian.

“Kami juga hadir untuk mengatasai banjir di Serang. Kemudian kita juga terjun ke gempa Cianjur, bantu korban. UI Peduli Cianjur, pemberian logistik, multivitamin dan sebagainya. Itu bagian peduli bencana,” tuturnya.

Selain itu, kata Agung, pihaknya juga peduli pada pendampingan di masyarakat. Seperti program seni tari dan musik Barong Landong Kota Bengkulu, bagian dari pelestarian budaya.

“Disana kita bantu dalam hal bertahan untuk melestarikan budaya setempat,” sebutnya.

DPPM UI juga sempat mengadakan kegiatan interaksi sosial ekonomi mengatasi abrasi dengan pengelolaan Mangrove berbasis keterlibatan perempuan di Serang.

“Semua ini bagian Tri Darma Perguruan Tinggi yang diharapkan bermanfaat di masyarakat,” kata Agung.

Dikatakan Agung fokus poin DPPM UI antara lain Pelayanan kepada masyarakat, Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, Peningkatan kapasitas masyarakat dan Pemberdayaan masyarakat

“Jadi ada juga penelitian-penelitian dan pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang goal nya bermanfaat bagi masyarakat,” kata Agung.

Program nyata UI lainnya, Agung mencontohkan dengan hadir dalam pengembangan museum budaya di Kabupaten Buleleng, Bali.

Agung mengatakan pada 2023 tercatat 211 program DPPM. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tiap tahun jumlah progran DPPM memang menurun. Bukan karena kami tidak punya uang. Tapi kami ingin program yang kami jalankan tepat guna dan tidak salah sasaran,” ungkap Agung.

Dijelaskan Agung goal dari kegiatan tersebut agar masyarakat bisa mandiri menyelasaikan masalahnya. Karena itu, melibatkan ratusan tim pengmas yang terdiri dari sivitas akademika, dosen, dan mahasiswa. Agung pun tak lupa bahwa kolaborasi dengan media juga penting.

“Kita butuh media, kita juga butuh sebagai bentuk pertanggungjawaban kita ke masyarakat. Masyarakat juga perlu tahu apa yang sudah kita kerjakan,” pungkasnya.. ***

Baca juga

Tinggalkan Komentar