Swara Pendidikan (Limo, Depok) — Persatuan Guru Republik Indonesia Kecamatan Limo menggelar kegiatan halalbihalal di Masjid Jami Nurul Huda, Kelurahan Krukut, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Solidaritas PGRI untuk Pendidikan.”
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan undangan, di antaranya Muhammad Yusuf, Ketua PGRI Kota Depok Nisar Salim, Sekretaris Kecamatan Limo AA Abdul Khoir, Ketua K3S SD Kecamatan Limo Triningsih, Ketua PGRI Cabang Limo Maman, serta penceramah Abi Anshori HS. Selain itu, seluruh kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kecamatan Limo turut hadir.
Sebanyak 172 anggota PGRI Kecamatan Limo mengikuti kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut.
Ketua panitia, M. Firdaus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan setelah Hari Raya Idulfitri, tetapi juga sebagai momentum mempererat hubungan antarguru dan tenaga kependidikan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat silaturahmi sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan program-program PGRI yang telah dicanangkan. Dengan kebersamaan yang solid, kami optimistis dapat memberikan kontribusi lebih baik bagi kemajuan pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Limo, Maman, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas di antara anggota PGRI. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat.
“Silaturahmi seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Selain mempererat hubungan emosional, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi organisasi dalam menjalankan program kerja PGRI secara optimal,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa soliditas dan solidaritas antaranggota menjadi kunci utama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Limo.
Kegiatan ditutup dengan musafahah (bersalam-salaman) yang didahului tausiyah oleh KH Abi Anshori HS. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperbaiki diri serta memperkuat ukhuwah, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. (Amr)




