Kepala SMK STB, Leonarzan Pakpahan: Masa Depan Bangsa Ada di Gen Z

by Redaksi
0 Komentar 74 Pembaca

Kepala sekolah SMK Science Technology and Business (SMK STB) Leonarzan Pakpahan S.Kom, MM

Swara pendidikan (Sawangan, Depok)- Pendidikan Kota Depok sudah ada kemajuan tapi memang belum signifikan.  Kepala SMK Science Technology and Business (SMK STB), Leonarzan Pakpahan S.Kom, MM mengatakan bahwa Ia bersama teman-teman tenaga pendidik yang lain mempunyai tantangan  tersendiri, bagaimana para siswa bisa menjadi anak yang baik, sukses dan berakhlak.

“Masa depan bangsa dan negara ini ada dipundak mereka,” kata Leonarzan Pakpahan S.Kom MM kepada Awak swara Pendidikan dikantornya, pada Selasa, 6 Februari 2024.

Leo melihat anak-anak generasi Z sebenarnya mempunyai kemauan untuk belajar sangat baik, namun hal ini kembali kepada tenaga pendidiknya, mampu nggak mengarahkan dan memotivasi  mereka.

“Bagaimana caranya kemauan dan potensi mereka bisa berkembang ke arah yang positif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Leo mengatakan Keberhasilan seorang guru bukan dilihat dari seberapa bagus nilai Rapor anak didiknya, tetapi bagaimana anak didiknya ketika lulus bisa mendapatkan pekerjaan, “Bahkan lebih jauh mereka bisa membuka lahan pekerjaan sendiri. Menjadi pribadi yang produktif namun tidak konsumtif,” imbuhnya.

Sudah seharusnya, kata Leo, guru mampu mengexplor kompetensi siswa agar mereka bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jangan sampai ketika mereka lulus malah menambah angka pengangguran,” ucapnya.

Leo berharap siswa-siswi SMK Science Technology and Business (SMK STB) bisa lebih sukses dari dirinya, mereka benar-benar bisa menjadi kembanggan untuk orang tua.

“Ketika mereka sudah menjadi kembangaan orang tuanya, itu sudah menjadi kebanggaan bagi guru. Semoga apa yang menjadi cita-cita mereka bisa tercapai,” harapnya.

Hal lain, Leo menyoroti  Pemilu Umum yang akan berlangsung sebentar lagi. Menurutnya hal ini tak luput dari perhatiannya karena pemilih pemula ada juga di SMK Science Technology and Business (SMK STB).

Leo berpesan, hak suara untuk memilih wajib digunakan, jangan sampai golput.

“Kami selaku tenaga pendidik tidak mengarahkan mereka untuk memilih atau memihak kesalah satu paslon tertentu,” tandasnya.  (Amr)

Baca juga

Tinggalkan Komentar