Beranda » Jabodetabek » Depok » Dua Bocah Asal Depok, Bawa MAN 11 Jakarta Ke Tingkat Nasional

Dua Bocah Asal Depok, Bawa MAN 11 Jakarta Ke Tingkat Nasional

by Redaksi
0 comment 405 Pembaca

Eman Sutriadi bersama Zakaria dan Feri Irawan

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Dua bocah asal Kota Depok, Zakaria dan Feri Irawan sukses membawa harum Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 11 Jakarta di tingkat Nasional lewat Kompetisi Puspiptek Motion Graphic Competition (PMGC) 2020 yang diselenggarakan Puspiptek bekerjasama dengan Kemenristek-BRIN beberapa waktu lalu.

Kompetisi PMGC  ini merupakan gabungan desain-desain berbasis media visual dengan memasukkan beberapa elemen-elemen berbeda, seperti animasi, film, ilustrasi, musik, photography, typography, dan videography.

Hal itu disampaikan Ketua Komite MAN 11 Jakarta, Eman Sutriadi kepada swarapendidikan.co.id kemarin. Eman mengatakan, meski keduanya pelajar MAN 11 Jakarta, tetapi status mereka warga Depok.

“Zakaria tinggal di Kelurahan Pangkalan Jati, sedangkan Feri Irawan tinggal di Kelurahan Cinere,” sebut Eman Sutriadi.

Eman yang juga Ketua Masyarakat Pemerhati Peduli Pendidikan Indonesai (MP3I) Kota Depok menilai banyak pelajar asal Depok yang bertalenta luar biasa di bidang akademik dan non akademik meskipun memilih pendidikan madrasah. Salah satunya, Zakaria dan Feri Irawan.

“Bahkan saat ini madrasah tidak kalah berkualitas dibandingkan sekolah umum. Sayangnya banyak juga masyarakat yang hanya melihat covernya dan kepopuleran madrasah dikalahkan dengan isu-isu, sekolah umum lebih favorite dan lebih menjanjikan masa depan. Padahal persepsi itu keliru,” ungkapnya.

Padahal lanjut Eman, bila kita melihat jauh ke dalam, madrasah juga banyak mencetak lulusan yang berkualitas dan terbaik. Lulusan madrasah juga bisa dengan mudah masuk ke Perguruan Tinggi Negeri favorit, menjadi pejabat negara seperti bupati, wakil bupati, anggota DPRD, ketua MUI daerah, dll.

Bahkan dalam perlombaan olimpiade antar sekolah pun, madrasah juga tak kalah, sebab banyak juga madrasah yang bisa meraih juara dan mengalahkan peserta dari sekolah umum.

“Jadi mari kita melihat madrasah tidak hanya dari covernya saja, melainkan kita lihat dari segi kesuksesan hidup di dunia dan akhirat, karena peserta didik yang belajar di madrasah tentu saja mereka tidak hanya mendapatkan ilmu duniawi saja tetapi juga ilmu akhirat sekaligus,” paparnya.

“Andai saja di Depok, ada Madrasah Negeri disetiap kecamatan, saya meyakini banyak warga Depok tidak lagi hijrah ke luar Depok untuk melanjutkan ke madrasah,” katanya.

“Zakaria dan Feri Irawan adalah salah satu contoh kebanggaan warga Depok, prestasi yang diraih lebih dari kata luar biasa, meskipun bersekolah di Jakarta, tetapi ini bisa menjadi cambuk bagi siswa Depok lainnya, karena sejatinya banyak pelajar Depok yang memiliki talenta, tinggal bagaimana mengembangkannya,” pungkasnya. (Agus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait