Swara Pendidikan (Jepara) – Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Disdikpora memastikan keberlanjutan program bantuan pendidikan Kartu Sarjana untuk tahun anggaran 2026. Program Bupati Jepara tetap menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan akselerasi pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.
Hening Indrati, SSTP, MH Plt Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara menjelaskan, pelaksanaan program tahun 2026 secara umum masih mengacu pada skema tahun sebelumnya. Bantuan ini bersifat berkelanjutan bagi mahasiswa yang telah terdaftar, selama mereka memenuhi standar evaluasi yang ditetapkan.
Dikatakannya, Program Kartu Sarjana ini ditujukan bagi mahasiswa asal Jepara yang memenuhi kriteria khusus. Beberapa poin utama yang menjadi syarat bantuan tetap berjalan antara lain,
Status akademik mahasiswa yang bersangkutan aktif dan belum lulus kuliah. Prestasi Akademik Wajib menjaga standar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Kriteria Khusus, Program diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu atau mahasiswa berprestasi, termasuk salah satunya bagi penghafal Al-Qur’an minimal 30 Juz (Juz Amma).
Selanjutnya tahun 2026 Pemkab Jepara memberikan perhatian khusus pada pengembangan kampus Universitas Diponegoro (Undip) di Teluk Awur. Saat ini, sedang disusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kadisdikpora dengan Dekan Fakultas Kedokteran Undip.
“Fokus tambahannya adalah untuk Fakultas Kedokteran, di mana prioritas utamanya diarahkan pada program studi keperawatan. Langkah ini diambil untuk mendorong percepatan pendidikan di fakultas baru yang dibuka oleh Undip di wilayah Jepara,” ujar Hening Indrati, Selasa (22/4/26)
Ia menambahkan, Berdasarkan data terbaru, penerima manfaat Kartu Sarjana Jepara tersebar di beberapa perguruan tinggi lokal maupun luar daerah. Unisnu Jepara: Tercatat sebanyak 149 mahasiswa di lingkup Jepara dan 333 mahasiswa di luar Jepara tetap mendapatkan bantuan.
Untuk Undip, Untuk saat ini terdapat 2 mahasiswa penerima. Sebelumnya terdapat 10 pendaftar, namun 8 di antaranya mengundurkan diri karena telah mendapatkan beasiswa lain yang memiliki nilai bantuan lebih tinggi.
Ia menyebut, Mengenai waktu pencairan, diberikan saat per semester. Oleh karena itu, penyerahan bantuan akan mengikuti jadwal perkuliahan semester baru yang sedang berjalan.
Melalui program Kartu Sarjana, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap antusiasme generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi terus meningkat. Pendidikan dianggap sebagai bekal utama dalam membangun keluarga yang mandiri dan sejahtera.
“Harapannya, anak-anak Jepara memiliki bekal ilmu untuk kehidupan mereka ke depan, sehingga secara umum dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Jepara,” pungkas Hening.
(Andrie Once)




