• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Saturday, April 18, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Dinkes Jateng Pastikan Gejala Mual dan Pusing Siswa Jepara Bukan Akibat Menu MBG

Kontributor Jepara - Nur Andika

by SWARA PENDIDIKAN
30 September 2025
in Jepara, KABAR DAERAH
0
Dinkes Jateng Pastikan Gejala Mual dan Pusing Siswa Jepara Bukan Akibat Menu MBG

Wakil Bupati Jepara, Gus Hajar, saat Sidak Dapur MBG di SPPG Banjaran, Bangsri. (foto.dok.swara pendidikan)

        

 

Swara Pendidikan (Jepara) – Setelah insiden puluhan siswa di Banjaran, Bangsri, mengalami gejala keracunan makanan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memastikan bahwa menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bukanlah sumber penyebab mual dan pusing yang dialami 35 siswa tersebut.

Kepastian ini diperoleh dari hasil uji laboratorium sampel makanan di Balai Laboratorium Kesehatan dan PAK Provinsi Jawa Tengah, Semarang. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, membenarkan temuan tersebut pada Selasa (30/09/25).

“Hasil lab tidak ada bakteri dalam menu MBG yang menyebabkan keracunan anak-anak di Banjaran Bangsri Jepara,” tegas Yunita.

BACA JUGA

Dari Ribuan Mimpi ke Barisan Terpilih: Seleksi Paskibraka Purwakarta 2026 Dimulai

17.372 Guru Non-ASN Jepara Lolos Verifikasi, Hening Indrati Jelaskan Skema Pencairan KGS

Dewan Pendidikan Purwakarta Dibuka! Kesempatan Emas untuk Tokoh Pendidikan Berkontribusi

Datang Diam-Diam, Perpustakaan Keliling Ini Bikin Siswa di Purwakarta Ketagihan Membaca

Adapun sampel yang diuji adalah menu MBG yang dikonsumsi siswa pada Selasa (23/9), berupa nasi putih, ayam kecap, sayur tumis jagung-buncis-wortel, susu kotak, dan buah melon potong. Makanan ini berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjaran Bangsri, yang melayani 3.554 siswa dari 40 sekolah di tiga desa.

Ketua Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Jepara yang juga Wakil Bupati Jepara, M Ibnu Hajar (Gus Hajar), menyambut hasil ini sebagai bukti kuat bahwa dugaan keracunan tidak bersumber dari program MBG.

“Jadi clear kalau dari sampel menu MBG hasilnya negatif. Secara logika, menu untuk 3.554 siswa di 40 sekolah itu sama. Tapi mengapa yang mengalami pusing, mual, dan lemas mayoritas hanya dari SDN 1 Banjaran? Nah, mungkin saja anak-anak itu mengonsumsi makanan lainnya, kita kan juga tidak tahu,” jelasnya.

Menyikapi kejadian ini, Satgas MBG Jepara menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan memastikan seluruh SPPG mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan kebersihan dapur, bahan makanan, proses pengolahan, hingga penyajian.

Selain itu, edukasi kepada siswa terkait disiplin waktu konsumsi juga digencarkan. Sesuai SOP, menu MBG harus dikonsumsi maksimal empat jam setelah disajikan agar tetap layak, bergizi, dan aman.

“Mestinya tidak boleh dibawa pulang, tapi harus langsung disantap di sekolah agar tetap layak konsumsi, bergizi, dan sehat,” pungkas Gus Hajar. **

BeritaTerkait

Dari Ribuan Mimpi ke Barisan Terpilih: Seleksi Paskibraka Purwakarta 2026 Dimulai
KABAR DAERAH

Dari Ribuan Mimpi ke Barisan Terpilih: Seleksi Paskibraka Purwakarta 2026 Dimulai

17 April 2026
0
0

Swara Pendidikan (Purwakarta) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)...

Read more
17.372 Guru Non-ASN Jepara Lolos Verifikasi, Hening Indrati Jelaskan Skema Pencairan KGS

17.372 Guru Non-ASN Jepara Lolos Verifikasi, Hening Indrati Jelaskan Skema Pencairan KGS

17 April 2026
0
Dewan Pendidikan Purwakarta Dibuka! Kesempatan Emas untuk Tokoh Pendidikan Berkontribusi

Dewan Pendidikan Purwakarta Dibuka! Kesempatan Emas untuk Tokoh Pendidikan Berkontribusi

17 April 2026
0

Datang Diam-Diam, Perpustakaan Keliling Ini Bikin Siswa di Purwakarta Ketagihan Membaca

16 April 2026
0

SMPN 1 Jepara Rampungkan TKA 2026, 287 Siswa Ikuti Asesmen Berbasis Online

16 April 2026
0

BAZNAS Masuk Sekolah, Gerakan Rp1.000 Ini Bikin Siswa Mulai Peduli

15 April 2026
0
Next Post
Berikan Ruang Ekspresi, SDN Baktijaya 6 Ikut Lomba Talenta Siswa Disabilitas Kota Depok

Berikan Ruang Ekspresi, SDN Baktijaya 6 Ikut Lomba Talenta Siswa Disabilitas Kota Depok

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id