Beranda » KABAR KAMPUS » Tingkatkan Kemampuan Pengurus RT dan RW, Dosen PNJ Beri Pelatihan Pembuatan Proposal

Tingkatkan Kemampuan Pengurus RT dan RW, Dosen PNJ Beri Pelatihan Pembuatan Proposal

by Redaksi
0 comment 149 Pembaca

 

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kelompok Dosen Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memberika pelatihan kepada para pengurus RT dan RW di lingkungan RW 02 Beji Timur, Depok

Swara Pendidikan.co.id (DEPOK) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kelompok Dosen Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memberikan pelatihan cara penyusunan proposal atau Term of Reference (TOR) kepada para pengurus RT dan RW di lingkungan RW 02 Beji Timur, Depok.  Sabtu, (28/08/21).

Dalam sambutannya, Ketua Pengabdian Dr. Nur Hasyim mengatakan, kegiatan pengabdian adalah tugas dosen, setelah dosen melaksanakan tugas pengajaran dan penelitian. Pengabdian sebagai wujud amal salih dosen pada masyarakat.

“Dengan pengabdian, dosen akan menghasilkan artikel jurnal, artikel surat kabar, dan bisa pula menghasilkan hak atas kekayaan ilmiah (HKI). Karya-karya dosen tersebut merupakan sebagian dari persyaratan agar dosen mampu mencapai puncak jabatan tertingginya,” ujar Dr. Nur Hasyim yang juga dosen Jurusan Akuntansi.

Pada pelatihan ini, sesi pertama disampaikan oleh Dosen Bahasa Indonesia PNJ, tentang penguatan keterampilan menulis bahasa Indonesia sebagai modal dasar sukses menulis proposal.

Penyerahan bantuan kepada salah satu pengurus RW/RT

Menurutnya ada 4 cara menggabungkan gagasan. Melakukan pengulangan sebagian gagasan kalimat sebelumnya, menggunakan kata penghubung, dengan kata tunjuk, dan pemakaian kata ganti.  Penggabungan gagasan dengan tepat diperlukan agar gagasan kalimat pada TOR logis dan enak dibaca sehingga pihak yang diharapkan dapat membantu pendanaan paham dan mau memberikan bantuan demi sukses kegiatan seperti yang tertera dalam TOR.

Selanjutnya, pembicara kedua, Sri Isti Untari, S.E., M.Si. menjelaskan dan membimbing peserta praktik menyusun TOR.  Berikut contoh TOR yang biasa disusun dalam Lembaga pemerintahan dan yang biasa disusun RW 02 yang menggunakan template Pemda. Disini terlihat para peserta cukup paham Menyusun TOR.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna RW 02, yang biasa dipanggil Mas Teguh juga peserta lainnya tampak begitu antusias.  Sejumlah pertanyaan juga dilontarkan.

Misalnya, perbedaan TOR, KAK, dan proposal. Kedua pembicara menyampaikan bahwa ketiga istilah tersebut sama. Namun, masyarakat umumnya lebih mengenal dengan istilah proposal.

Mengingat kondisi Pandemi Covid, Pelatihan diakhiri pukul 12.00. Peserta juga dipersilakan berkonsultasi melalui WhatsApp ke pembicara sebagai tahapan peserta terampil membuat TOR Kegiatan.

Dr. Nur Hasyim berharap, melalui pengabdian ini dapat menjadi amal salih bagi penyelenggaran dan peserta, juga bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama.  Aamin.

Pewarta : Nur Hasyim

Editor     : Agus

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait