Swara Pendidikan (Pancoranmas, Depok) — SDN Pancoranmas kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Kecamatan Pancoranmas. Tidak hanya unggul di bidang olahraga melalui raihan Juara 1 futsal, para siswa juga menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang seni, budaya, akademik, hingga pidato.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam membina potensi siswa secara menyeluruh, baik akademik maupun nonakademik. Berbagai capaian itu sekaligus menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan melahirkan generasi unggul yang berkarakter.
Di bidang seni dan budaya, persiapan siswa dilakukan secara matang sejak awal tahun ajaran. Guru pendamping lomba dongeng, pupuh, borangan, carpon, maca sajak, dan biantara, Windy Kusmayanti, mengatakan proses seleksi hingga pelatihan dilakukan secara intensif, baik di sekolah maupun di rumah.
“Seleksi bahan latihan sama seperti tahun lalu. Sejak awal tahun ajaran kami sudah mempersiapkan siswa dengan memberikan pelatihan di rumah maupun di sekolah setelah proses seleksi dilakukan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Hal serupa disampaikan pendamping Aksara Sunda, Hasti Sri Wahyuni. Ia menjelaskan, pelatihan dilakukan bertahap selama tiga bulan terakhir dengan melibatkan 20 siswa kelas 5 sebelum akhirnya dipilih dua peserta terbaik untuk mengikuti perlombaan.
Menurutnya, proses pembelajaran menjadi tantangan tersendiri karena tidak semua siswa memiliki latar belakang bahasa Sunda. Namun, dukungan dari kepala sekolah dan orang tua membuat para siswa mampu menunjukkan hasil yang membanggakan.
“Kami belajar dari nol, mulai dari huruf, kata, imbuhan, hingga membaca kalimat. Ini menjadi tantangan karena sebagian siswa tidak memiliki latar belakang bahasa Sunda. Namun dukungan kepala sekolah serta orang tua sangat membantu sehingga hasilnya bisa dirasakan saat ini,” katanya.
Sementara itu, prestasi gemilang juga datang dari cabang olahraga futsal. Pembina futsal, Haddad, menjelaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler futsal rutin dilaksanakan setiap Sabtu dan diikuti sekitar 60 siswa dari kelas rendah dan kelas tinggi.
Ia mengungkapkan, keberhasilan meraih Juara 1 futsal tingkat kecamatan menjadi pencapaian besar bagi sekolah. Pasalnya, pada tahun sebelumnya tim futsal SDN Pancoranmas hanya mampu mencapai babak delapan besar.
“Ini tahun kedua ekstrakurikuler futsal berjalan. Tahun sebelumnya kami hanya sampai delapan besar. Setelah memiliki pelatih, alhamdulillah tahun ini berhasil meraih Juara 1 futsal tingkat kecamatan,” ungkapnya.
Menurut Haddad, pembinaan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam regenerasi atlet sekolah agar prestasi yang diraih saat ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.
Berikut sejumlah prestasi yang berhasil diraih siswa SDN Pancoranmas:
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)
Pupuh
- Fraisya Tegar Lintang — Juara 1 dan lolos ke tingkat kota (Kelas 4)
Aksara Sunda
- Akmal Nur Rachman — Juara 2 Putra dan lolos ke tingkat kota (Kelas 5)
- Safia Salsabila — Juara 2 Putri dan lolos ke tingkat kota (Kelas 5)
Carpon
- Mu’amar Kadafi — Juara 2 Putra dan lolos ke tingkat kota (Kelas 4)
- Thalita Husna Khumairah — Juara Harapan 1 Putri (Kelas 5)
Biantara
- Diza Ramadhani — Juara Harapan 2 Putri (Kelas 3)
Borangan
- Ahmad Ghozali Khairil — Juara Harapan 2 Putra (Kelas 5)
- Nadia Nurzikra Kholidah — Juara 3 Putri (Kelas 4)
Prestasi Lainnya
- Kaiya Airina Putri (Kelas 4B) — Juara Harapan 1 Tenis Meja
- Tim Tari SDN Pancoranmas — Juara Harapan 3 FLS3N Kecamatan Pancoranmas
- Kenzie Jagad Satria — Masuk 5 besar OSN IPS tingkat kecamatan
- Nabila Noviyani — Juara Harapan 3 Lomba Pidato Loketa tingkat kecamatan
Beragam prestasi tersebut menunjukkan bahwa SDN Pancoranmas terus berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Melalui pembinaan yang konsisten, sekolah berharap dapat terus mencetak siswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (Amr)

























