Swara Pendidikan (Cibinong) — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa anggaran daerah tidak boleh dipandang sekadar sebagai deretan angka, melainkan harus menjadi instrumen kebijakan yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat koordinasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Rabu (7/1/2026).
Rapat koordinasi tersebut digelar untuk menyamakan persepsi dalam penyusunan dan pengalokasian anggaran daerah, sekaligus memperkuat konsolidasi internal pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan serta tantangan pengelolaan keuangan daerah ke depan.
Dalam arahannya, Rudy Susmanto menekankan bahwa setiap keputusan dalam proses penganggaran merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun administratif. Karena itu, seluruh jajaran TAPD diminta memastikan setiap program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
“Anggaran daerah bukan sekadar angka, tetapi instrumen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap kebijakan yang kita ambil harus berorientasi pada kepentingan publik,” tegas Rudy Susmanto.
Ia juga mengingatkan pentingnya penyamaan persepsi serta menjaga soliditas antarperangkat daerah dalam menyusun kebijakan anggaran. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah menjadi kunci agar alokasi anggaran dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya memastikan seluruh proses perencanaan dan penganggaran daerah berjalan secara transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip kehati-hatian.
Dengan pendekatan tersebut, Rudy Susmanto berharap setiap rupiah anggaran daerah dapat mendorong percepatan pembangunan serta berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor. (CakPri)



