Swara Pendidikan (Cilodong, Depok) — Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cilodong bekerja sama dengan PGRI Cabang Cilodong menggelar kegiatan pembinaan penyusunan soal Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi guru kelas 6, Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kegiatan ini berlangsung di SDN Kalibaru 5, Jumat (24/4/2026).
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Depok, Arif Hendrawan, S.Pd. Turut hadir mendampingi, sebagai narasumber Koordinator Pengawas (Korwas) Kecamatan Cilodong Hj. Dyah Safitri, S.Pd., M.Pd dan Pengawas Kecamatan Cilodong Dr. Sukamto, S.Pd., M.Pd., Ketua K3S Kecamatan Cilodong sekaligus Ketua K3S Kota Depok Kosasih, S.Pd., Ketua PGRI Cabang Cilodong Lusi Susanti, S.Pd., SD., serta Ketua Kwarran Cilodong Supriyati, S.Pd. Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari guru kelas VI PAI dan PJOK.
Dalam sambutannya, Arif Hendrawan menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan PSAJ tahun 2026.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan kesiapan guru dalam menyusun soal PSAJ yang lebih baik, berkualitas, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Soal yang baik akan memberikan gambaran nyata terhadap capaian kompetensi siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Cilodong, Kosasih, mengingatkan para peserta agar mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh tanggung jawab.

“Kami berharap seluruh guru dapat mengikuti pembinaan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga mampu menghasilkan soal PSAJ yang berkualitas, valid, dan mampu mengukur kemampuan siswa secara tepat,” katanya.
Ketua PGRI Cabang Cilodong, Lusi Susanti, dalam sambutannya menekankan bahwa ujian sekolah merupakan instrumen penting dalam evaluasi pendidikan di tingkat dasar.
“Penyusunan soal ujian sekolah harus dilakukan secara cermat, terencana, dan sesuai dengan kaidah yang benar. Soal tidak hanya mengukur kemampuan mengingat, tetapi juga harus mampu menggali kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemecahan masalah siswa,” jelasnya.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini, para guru dapat menyusun soal yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), sekaligus menyamakan persepsi dan meningkatkan standar kualitas soal ujian di lingkungan Kecamatan Cilodong.
“Sebagai pendidik dan anggota PGRI, kita memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga mutu pendidikan. Mari jadikan kegiatan ini sebagai ajang belajar, berbagi, dan meningkatkan profesionalisme demi kemajuan pendidikan, khususnya di Cilodong dan Kota Depok,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas penyusunan soal PSAJ semakin meningkat, sehingga mampu menghasilkan evaluasi pembelajaran yang lebih akurat dan bermakna bagi peserta didik. (Amr)












