Swara Pendidikan (Limo, Depok) — Siswa kelas VI SDN Limo 3 mengikuti Practical Exam Festival 2026 yang berlangsung selama sembilan hari, 16–24 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari asesmen akhir selain Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ).
Perwakilan guru, Boby mengatakan kegiatan ini merupakan bagian penting dari penilaian akhir siswa.
“Practical Exam Festival ini dirancang untuk melihat kemampuan nyata siswa, tidak hanya dari teori tetapi juga praktik yang mereka lakukan selama proses pembelajaran,” kata Boby.
Guru lainnya, Husna menambahkan bahwa kegiatan ini juga melatih kepercayaan diri serta tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan tugas. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Practical Exam Festival 2026 menjadi langkah positif dalam mengembangkan kompetensi siswa secara menyeluruh.
“Kegiatan ini tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, serta kemampuan komunikasi siswa. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujar Husna.

Salah satu siswi kelas VI, Ni Komang Erizka Ayu Pertiwi mengaku mendapatkan pengalaman berkesan selama mengikuti kegiatan tersebut.
“tantangan terbesar yang dihadapi adalah saat menyusun jurnal kegiatan,” katanya.
Selama pelaksanaan, para siswa menjalani ujian praktik dari sembilan mata pelajaran. Pada Bahasa Sunda, siswa diuji melalui kemampuan membaca cerita berbahasa Sunda. Di bidang seni musik, mereka menyanyikan lagu daerah serta memainkan alat musik pianika.
Untuk mata pelajaran agama, siswa mempraktikkan ibadah sesuai ketentuan. Sementara pada bidang bahasa, siswa menunjukkan kemampuan membaca pidato dalam Bahasa Indonesia serta melakukan percakapan dialog dalam Bahasa Inggris. Pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), siswa mengikuti senam irama guna mengukur kebugaran jasmani.
Selain itu, kemampuan numerasi siswa diuji melalui praktik menghitung keliling pada mata pelajaran Matematika. Pada mata pelajaran Pancasila, siswa membuat infografis, sedangkan pada Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), mereka mengerjakan proyek pembuatan pembangkit listrik tenaga air.
Memasuki hari terakhir, seluruh siswa menyusun jurnal kegiatan selama pelaksanaan ujian praktik. Jurnal tersebut kemudian dipresentasikan di hadapan guru dan teman-teman sebagai bentuk refleksi pembelajaran. (Amr)




