• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Thursday, April 30, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Guru dan Staf Kesehatan di Pinrang Ikuti Pelatihan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

by SWARA PENDIDIKAN
19 October 2024
in KABAR DAERAH, Pemerintahan
0
Guru dan Staf Kesehatan di Pinrang Ikuti Pelatihan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Dinas P2KBP3A Kabupaten Pinrang mengadakan Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak untuk guru dan staf puskesmas. ( Kamis- Jum’at 17-18 Oktober 2024).

        
Dinas P2KBP3A Kabupaten Pinrang mengadakan Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak untuk guru dan staf puskesmas.
( Kamis- Jum’at 17-18 Oktober 2024).

Swara Pendidikan (Pinrang, Sulawesi Selatan)- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Pinrang mengadakan Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak untuk  guru dan staf puskesmas.

Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari, Kamis- Jum’at 17-18 Oktober 2024 di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang. Dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Pinrang, dr. Ramli Yunus.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas P2KBP3A,  Dr. Ir. Andi St Nurfadilah Ruslan, ST. MT menjelaskan tujuan dari pelatihan ini untuk mengetahui langkah-langkah penanganan dan pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Karena hal ini ada kaitannya dengan Dinas Pendidikan, makanya para guru juga dilibatkan menjadi peserta pelatihan agar memahami aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Andi.

BACA JUGA

SDN 303 Pinrang Sapu Bersih Juara, Harumkan Nama Daerah di Prisma Competition 2026

Ubah Limbah Jadi Karya, SMPN 5 Jepara Borong Juara di Ajang Kreativitas Lingkungan

Nikah Gratis Tanpa Pesta, Bisa Bahagia? Ini Jawaban Om Zein

Viral Video Dugaan Prank Siswa ke Guru, Berujung Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Selain itu, masih kata Andi, jika ada kasus terjadi dimasyarakat umum, telah ada Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Ini dibentuk sesuai amanat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Di beberapa kecamatan di Pinrang telah dibentuk perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM). Jika ada kasus bisa ditangani bidan, staf puskesmas, guru dan sebagainya,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu narasumber pelatihan, Sitti Annisa M. Harusi, M.Psi, dari Himpunan Psikolog Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan menjelaskan  dampak dari tidak adanya manajemen dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat menyebabkan kasus menjadi mandek, karena tidak adanya komunikasi yang baik antara penyidik dengan psikolog rujukan.

“Jika dari awal pendekatan ke korban tidak ramah dan tidak berbasis gender, serta banyak  judgment, maka korban akan menjadi korban (korban berganda),” tandasnya.

Begitupun penanganan kasus-kasus kekerasan di sekolah, sambung Annisa, guru harus bisa menjadi penolong pertama yang baik. “Jika terjadi kasus, guru harus bisa menangani dengan cara membiarkan korban bercerita, atau saat dalam penyidikan tidak terlalu mengarahkan ke kondisi yang lebih buruk terhadap korban,” terangnya.

Salah satu peserta, guru BK dari SMPN 1 Lembang, Surati saat dimintai keterangan oleh wartawan mengatakan,  banyak hal yang harus diubah dalam penanganan peserta didik. Salah satunya adalah bagaimana mengelola kecerdasan emosi ketika menangani peserta didik yang mengalami masalah, baik dalam pembelajaran maupun saat mendapatkan kekerasan.

“Saya beruntung dapat hadir di pelatihan ini sehingga saya mendapat pengetahuan lebih luas lagi untuk menangani jika terjadi kasus,” ujarnya.

Pewarta  : Nurhidayah mantong

Editor      : NJ Saputra

BeritaTerkait

Juara LCCM Jepara 2026, SMPN 1 Mayong Wakili Kabupaten ke Tingkat Provinsi
KABAR DAERAH

Juara LCCM Jepara 2026, SMPN 1 Mayong Wakili Kabupaten ke Tingkat Provinsi

25 April 2026
0
0

Swara Pendidikan (Jepara) – SMPN 1 Mayong keluar sebagai juara...

Read more
Viral Siswi Bentak Guru di Kelas, Dunia Pendidikan Langsa Kembali Disorot

Viral Siswi Bentak Guru di Kelas, Dunia Pendidikan Langsa Kembali Disorot

25 April 2026
0
RSUD RA Kartini Jepara Berbenah: Dari Kesan Angker Jadi Rumah Sakit Ramah Anak dan Humanis

RSUD RA Kartini Jepara Berbenah: Dari Kesan Angker Jadi Rumah Sakit Ramah Anak dan Humanis

25 April 2026
0
BRIN Perkenalkan Petasol di Jepara, Teknologi Ubah Plastik Jadi Bahan Bakar Nelayan

BRIN Perkenalkan Petasol di Jepara, Teknologi Ubah Plastik Jadi Bahan Bakar Nelayan

24 April 2026
0
Momen Hari Kartini, BRI Jepara Apresiasi Rekan Wanita Atas Kontribusi dan Dedikasi Dalam Pelayanan Masyarakat

Momen Hari Kartini, BRI Jepara Apresiasi Rekan Wanita Atas Kontribusi dan Dedikasi Dalam Pelayanan Masyarakat

24 April 2026
0
Cara Unik Polisi Edukasi Anak: Tertib Lalu Lintas Langsung Dapat Hadiah

Cara Unik Polisi Edukasi Anak: Tertib Lalu Lintas Langsung Dapat Hadiah

24 April 2026
0
Next Post
Open House SMK Bina Rahayu: Perkenalkan Kreativitas dan Program Unggulan pada Peringatan Maulid Nabi

Open House SMK Bina Rahayu: Perkenalkan Kreativitas dan Program Unggulan pada Peringatan Maulid Nabi

SMK Perbas – 14
Lego – 12
https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id