Swara Pendidikan (Limo, Depok) – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Limo resmi digelar di SD Fabrian pada Rabu, 29 April 2026. Sebanyak 21 sekolah turut berpartisipasi, terdiri dari 9 SD negeri dan 12 SD swasta di wilayah Kecamatan Limo.
Dalam ajang tersebut, ada tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu gambar bercerita yang diikuti 17 siswa, nyanyi solo 18 siswa, mendongeng 16 siswa, kriya 9 siswa, menulis cerita 9 siswa, pantomim yang diikuti 10 grup (20 siswa), serta seni tari yang diikuti 9 grup (27 siswa). Penilaian dilakukan oleh 14 juri yang berasal dari kalangan penulis, sanggar seni, dan dewan guru SD di Kecamatan Limo.
Ketua Lomba Pendidikan Kecamatan Limo, Triningsih mengatakan, FLS3N bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, dan imajinasi dalam bidang seni budaya.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan karakter percaya diri, sportivitas, disiplin, kerja keras, serta semangat dalam berkarya. Seni memiliki kekuatan untuk menyatukan, menginspirasi, dan membangun kepekaan rasa,” tutur Triningsih.
Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai estetika budaya dan berakhlak mulia.
Sementara itu, Kepala SD Fabrian yang juga menjadi panitia, Atika Ista Purnaningtyas bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini SD Fabrian dipercaya menjadi tuan rumah FLS3N tingkat Kecamatan Limo,” ucapnya.
Atika juga berharap kegiatan ini memberikan kesan yang baik bagi para peserta, guru pendamping, maupun orang tua siswa. FLS3N bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik.
”Semoga kegiatan ini mampu mendorong pengembangan potensi seni siswa sekaligus memperkuat karakter generasi muda di Kecamatan Limo,” harapnya. (Amr)






















