Beranda » INFO UTAMA » Burhanudin: Bekerjalah dengan Hati dan Ikhlas

Burhanudin: Bekerjalah dengan Hati dan Ikhlas

by Redaksi
0 comment 458 Pembaca

Kepala UPTD SDN Kedaung, Burhanudin

Swara Pendidikan.co.id (Kedaung, Sawangan) – Bekerjalah dengan hati dan ikhlas, bukan berorientasi pada uang. Itulah harapan dan imbauan Kepala UPTD SDN Kedaung, Burhanudin kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) non ASN yang baru saja memperpanjang kontrak kerja dengan Dinas Pendidikan Kota Depok di tahun 2022 besok.

Burhanudin juga mengucapkan selamat kepada empat guru yang mengajar di SDN Kedaung yang lolos P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

“Bekerjalah dengan hati nurani, ikhlas dan ikut aturan yang ada, jalin komunikasi yang baik dengan sesama profesi maupun dengan orang tua siswa. Karena kemajuan dan keberhasilan prestasi pendidikan di sekolah hanya bisa diraih dengan kebersamaan,” tutur Burhanudin di sekolahnya, Jumat (3/12/21).

Burhanudin menilai, pendidikan di SD itu merupakan dasar atau awal penanaman konsep-konsep pembelajaran dan pembiasaan-pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu menurutnya, dunia pendidikan di SD itu harus menyenangkan dan membuat nyaman siswa.

“Masa pendidikan di SD adalah modal maka dari itu yang mengajar di SD harus orang-orang yang mempunyai kemampuan lebih, bukan hanya mengajar tapi yang terpenting adalah bagaimana mendidik siswa,” ujarnya.

Burhanudin yang sudah lebih dari 7 tahun memimpin di SDN Kedaung dan sebentar lagi akan memasuki masa purna tugas mengatakan, menjadi guru yang menyenangkan sebetulnya sederhana. Bekerjalah dengan hati, sungguh-sungguh, sesuai dengan aturan yang berlaku, komitmen, dan konsisten, serta jalin kebersamaan.

“Karena tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan dengan kebersamaan,” katanya.

Mengakhiri bincang-bincangnya dengan Swara Pendidikan, Burhanudin juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pendidikan Kota Depok, khususnya Pemerintah Kota Depok yang telah memberikan perhatian yang begitu besar kepada guru-guru dan tenaga kependidikan non ASN.

Mulai dari kenaikan gaji, tunjangan hari raya, termasuk juga jaminan ketenagakerjaan dan kesehatan.

“Semua itu tentunya harus kita syukuri bersama,” pungkasnya. (agus)

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait