Swara Pendidikan (Sawangan, Depok) – Semangat literasi terasa hidup dan berwarna di lingkungan SMP Islam Kamila Insan Cita saat memperingati Hari Buku Internasional, Kamis (23/4/2026). Melalui kegiatan kokurikuler bertajuk “Student Writing Project” dengan tema “Merangkai Cerita, Menggambar Makna”, para siswa diajak tidak sekadar membaca, tetapi juga menjadi pencipta karya yang inspiratif dan bermakna.
Selama sepekan pelaksanaan, sekolah menghadirkan ruang ekspresi kreatif bagi siswa untuk menuangkan gagasan dalam bentuk cerpen hingga komik orisinal. Beragam tema diangkat dengan sudut pandang khas remaja, mulai dari kisah kehidupan sehari-hari, nilai-nilai keislaman, hingga pesan sosial seperti toleransi dan kepedulian lingkungan.
Mengusung tagline “Berkarya untuk sesama dan bangsa”, kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada hasil akhir, tetapi juga proses pembelajaran yang membentuk karakter. Dengan pendekatan berbasis proyek, siswa dilatih menyusun alur cerita, mengembangkan ide, hingga memvisualisasikan pesan dalam bentuk karya yang komunikatif dan menarik.
Kepala SMP Islam Kamila Insan Cita, Fajar, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam memperkuat budaya literasi yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya mahir membaca dan menulis, tetapi juga berani mengeksplorasi ide serta menyampaikan gagasan secara kreatif dan bermakna. Karya mereka adalah cerminan pemikiran dan karakter yang terus berkembang,” ujarnya.

Antusiasme siswa pun terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif berdiskusi, berkolaborasi, hingga menampilkan karya terbaiknya.
“Saya jadi lebih berani menuangkan ide ke dalam cerita. Awalnya terasa sulit, tapi ternyata menyenangkan, apalagi saat karya kita bisa dinikmati orang lain,” ungkap salah satu siswa.
Hal serupa disampaikan siswa lainnya yang mengangkat tema kebhinekaan dalam komiknya.
“Saya ingin menyampaikan pesan tentang keberagaman dengan cara yang menarik. Kegiatan ini membuat saya semakin semangat untuk terus berkarya dan belajar lebih baik lagi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, SMP Islam Kamila Insan Cita berharap dapat terus menjadi wadah tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, komunikatif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Sejalan dengan visinya, sekolah berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang Rabbani, berkarakter, dan inovatif—di mana literasi bukan sekadar kemampuan, melainkan budaya yang hidup dalam keseharian siswa. (CP)




