Swara Pendidikan (Cilodong, Depok) — Dari kebiasaan merangkum dan membaca buku, Acquila Rere Rinsula berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Juara II Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Kecamatan Cilodong.
Prestasi itu diraih bukan tanpa usaha. Bagi Rere, begitu ia akrab disapa, perjalanan menuju podium juara diwarnai kerja keras, rasa ingin tahu, dan kebiasaan belajar yang konsisten. Ia mengaku sempat ragu saat menghadapi kompetisi yang berlangsung pada Kamis (9/4/2026) di SDN Kalibaru 1 tersebut.
“Saya tidak menyangka bisa juara, karena soalnya cukup banyak dan menantang,” ungkap Rere saat ditemui di sekolahnya, Selasa (21/4/2026).
Namun di balik keraguan itu, tersimpan disiplin yang jarang terlihat. Rere membiasakan diri belajar bersama guru di sekolah, lalu melanjutkannya secara mandiri di rumah. Ia merangkum materi, mengerjakan latihan soal, bahkan memanfaatkan telepon genggam sebagai sarana belajar. Tidak hanya itu, kegemarannya membaca buku fiksi, sekitar satu buku setiap bulan, turut memperkaya sudut pandangnya.
“Dari membaca, saya banyak mendapat makna dan pengetahuan baru,” kata Rere, yang bercita-cita menjadi seorang sejarawan.
Bagi Rere, IPS bukan sekadar pelajaran, melainkan jendela untuk memahami masa lalu dan kehidupan manusia. Ketertarikannya pada sejarah menjadi bahan bakar yang membuatnya terus belajar, bahkan saat merasa lelah.
Di mata guru pendampingnya, Ria Dwi Utama, Rere adalah sosok yang tekun dan memiliki daya pikir kritis yang kuat.
“Rere menunjukkan konsistensi dalam berlatih. Ia tidak mudah menyerah dan selalu ingin memahami materi lebih dalam. Itu yang menjadi kunci keberhasilannya,” kata Ria.
Dukungan juga datang dari pihak sekolah. Kepala SDN Kalibaru 2, Aan Karnamah menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Rere menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat melahirkan siswa berprestasi.
“Kami terus memberikan dukungan, baik melalui pembinaan maupun penghargaan, agar siswa semakin termotivasi untuk berkembang,” ujar Aan.
Kini, langkah Rere belum berhenti. Ia tengah bersiap menghadapi seleksi OSN tingkat kota dengan tekad yang lebih kuat. Intensitas belajar ditingkatkan, bahan bacaan diperbanyak, dan semangatnya kian menyala. (*)
Editor : Nurjaya SP




