Swara Pendidikan (Pancoranmas, Depok)- Siswa kelas 5B SDN Depok Baru 3, Rayyandra Cakra Kayana, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 tingkat kecamatan dan Juara 3 tingkat Kota Depok dalam ajang Lomba-Lomba Pendidikan (LLP) cabang Cerita Bocah Depok tahun 2026.
Dalam persiapannya, Rayyandra mengaku berlatih selama dua pekan untuk menghadapi lomba tingkat kecamatan. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan raihan juara pertama pada 10 April 2026, yang mengantarkannya melaju ke tingkat kota. Pada tahap selanjutnya, ia hanya memiliki waktu persiapan sekitar lima hari sebelum tampil pada 15–16 April 2026.
“Informasi untuk tampil di tingkat kota bahkan saya terima satu hari sebelumnya,” ungkap Rayyandra saat ditemui di sekolahnya, Jumat (17/4/2026).
Rayyandra yang lahir di Depok, 6 Desember 2014, tertarik mengikuti lomba Cerita Bocah Depok karena dinilai menarik dan menghibur. Meski baru pertama kali mengikuti cabang lomba tersebut, ia sebelumnya telah memiliki pengalaman dalam berbagai perlombaan.
“Awalnya saya ditunjuk oleh guru untuk mengikuti lomba ini. Tantangannya ada pada pengucapan huruf ‘e’ yang cukup sulit,” kata Rayyandra, putra kedua dari pasangan Nugraha Adi Nagara dan Sri Mulyani.
Di luar kegiatan lomba, Rayyandra memiliki hobi membaca buku cerita. Dalam satu bulan, ia dapat menyelesaikan hingga dua buku saat memiliki waktu luang. Ia juga memiliki cita-cita menjadi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Masjidil Haram.
Sementara itu, Kepala SDN Depok Baru 3, Marlenawati menyampaikan bahwa Rayyandra merupakan siswa dengan beragam potensi yang terus berkembang.
“Rayyandra adalah siswa multitalenta. Kami bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih. Ini juga menjadi tantangan bagi sekolah untuk terus mengembangkan potensinya,” ujar Marlenawati saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, sebelumnya Rayyandra juga pernah meraih Juara 1 lomba borangan pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kecamatan pada tahun lalu. Ke depan, Rayyandra direncanakan akan mengikuti berbagai kompetisi lain, seperti pantomim, pidato Pendidikan Agama Islam, dan karate.
“Semoga ke depan semakin banyak siswa berprestasi yang dapat mengharumkan nama sekolah,” harap Marlenawati. (Amr)




