• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Sunday, April 19, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

E-Ijazah 2026 Resmi Berlaku, Orang Tua Wajib Cek Data Anak

by SWARA PENDIDIKAN
13 April 2026
in EDU INFO, Info Pendidikan
0
E-Ijazah 2026 Resmi Berlaku, Orang Tua Wajib Cek Data Anak

Foto.dokumentasi Swara Pendidikan

        

 

Swara Pendidikan (Depok) — Pemerintah resmi akan memberlakukan sistem ijazah elektronik atau E-Ijazah mulai tahun 2026 sebagai bagian dari transformasi digital di sektor pendidikan nasional.

Kebijakan ini bertujuan meningkatkan keamanan dokumen, mencegah pemalsuan ijazah, serta mempermudah proses verifikasi oleh berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan dunia kerja.

Namun, di balik kemudahan tersebut, orang tua diminta untuk lebih aktif memastikan keakuratan data anak sejak dini. Pasalnya, dalam sistem E-Ijazah, kesalahan sekecil apa pun dapat berdampak besar pada keabsahan dokumen kelulusan.

BACA JUGA

Dua Hari Berkompetisi, Pemenang Felsi Cerita Bocah Depok Akhirnya Terpilih

Waspada Campak, Penyakit Menular Tinggi yang Masih Mengancam

Empat Kasus Terjadi, Disdik Depok Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

Kabid Pembinaan SD Disdik Depok Hadiri Halal Bihalal PGRI Bojongsari

Peran operator sekolah (OPS) juga menjadi sangat penting dalam proses ini. Mereka bertugas memastikan seluruh data siswa yang akan digunakan dalam penerbitan E-Ijazah telah sesuai dan sinkron dengan sistem data pendidikan nasional, seperti Dapodik.

Berbeda dengan sistem ijazah manual sebelumnya, E-Ijazah menuntut ketelitian yang lebih tinggi. Kesalahan pada penulisan nama, tempat dan tanggal lahir, hingga Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dapat menyebabkan kendala serius di kemudian hari.

Tak hanya itu, proses perbaikan data dalam sistem E-Ijazah tidak dapat dilakukan secara instan. Koreksi data harus melalui prosedur administratif yang ketat dan membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Hal ini berpotensi merugikan siswa, terutama saat ijazah dibutuhkan untuk keperluan melanjutkan pendidikan atau administrasi lainnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sekolah melalui operator diimbau melakukan verifikasi data secara menyeluruh. Mulai dari mencocokkan data di Dapodik, memverifikasi dengan dokumen resmi seperti akta kelahiran dan Kartu Keluarga, hingga berkoordinasi dengan wali kelas dan orang tua.

Keterlibatan orang tua menjadi kunci dalam memastikan tidak adanya kesalahan data. Orang tua diharapkan aktif memeriksa kembali data anak dan segera melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian sebelum batas waktu perbaikan ditutup.

Ke depan, E-Ijazah juga diproyeksikan akan terintegrasi dengan berbagai layanan digital lainnya, sehingga memudahkan akses data pendidikan secara lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi antara sekolah, orang tua, serta pihak terkait, implementasi E-Ijazah 2026 diharapkan dapat berjalan optimal tanpa kendala berarti. (gus JP)

BeritaTerkait

Dua Hari Berkompetisi, Pemenang Felsi Cerita Bocah Depok Akhirnya Terpilih
EDU INFO

Dua Hari Berkompetisi, Pemenang Felsi Cerita Bocah Depok Akhirnya Terpilih

16 April 2026
0
0

etelah melalui persaingan ketat selama dua hari, Lomba Festival Literasi...

Read more
Waspada Campak, Penyakit Menular Tinggi yang Masih Mengancam

Waspada Campak, Penyakit Menular Tinggi yang Masih Mengancam

15 April 2026
0
Empat Kasus Terjadi, Disdik Depok Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

Empat Kasus Terjadi, Disdik Depok Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

14 April 2026
0

Kabid Pembinaan SD Disdik Depok Hadiri Halal Bihalal PGRI Bojongsari

14 April 2026
0

RSSG Depok 2026: 49 Sekolah Swasta Berpotensi Tampung Lebih dari 4.000 Siswa Gratis

10 April 2026
0

OSN SD Pancoranmas Resmi Digelar, 35 Sekolah Ikut Ambil Bagian

9 April 2026
0
Next Post
SNBP 2026 SMAN 10 Depok: 23 Siswa Lolos ke PTN Favorit, Ini Daftarnya

SNBP 2026 SMAN 10 Depok: 23 Siswa Lolos ke PTN Favorit, Ini Daftarnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id