Swara Pendidikan (Sawangan, Depok) — SMK Perwira Bangsa menggelar kegiatan Pesantren Ekologi Ramadhan bagi para peserta didik sebagai upaya meningkatkan kualitas ibadah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan selama bulan suci Ramadhan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Internalisasi Nilai Gapura Pancawaluya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil Alamin” dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (9–12/3/2026), dengan melibatkan seluruh siswa dalam berbagai aktivitas keagamaan dan edukatif.
Selama pelaksanaan pesantren Ramadhan, peserta didik melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama, pembacaan shalawat Nabi, kajian keislaman dengan menghadirkan pemateri, serta penyampaian materi mengenai keterkaitan nilai-nilai Islam dengan kepedulian terhadap ekologi dan lingkungan hidup.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemutaran film edukatif yang mengangkat nilai-nilai keislaman serta pesan moral tentang pentingnya menjaga bumi sebagai amanah bagi manusia.
Kepala SMK Perwira Bangsa, Muhammad Rizki menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter peserta didik agar memiliki keseimbangan antara nilai keimanan, akhlak, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan pesantren Ramadhan ini, kami berharap para siswa tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci, tetapi juga memahami bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi,” kata Rizki saat pembukaan persantren ekologi.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai Gapura Pancawaluya juga menjadi landasan penting dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Perwira Bangsa, Mubin Nurdiansyah mengatakan kegiatan pesantren Ramadhan dirancang agar siswa dapat belajar secara interaktif, reflektif, dan menyenangkan.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan pemahaman kepada siswa tentang nilai-nilai Islam, termasuk kepedulian terhadap lingkungan. Karena menjaga bumi juga merupakan bagian dari ibadah,” kata Mubin.
Dia berharap melalui kegiatan Pesantren Ekologi Ramadhan ini, para peserta didik dapat menginternalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus tumbuh menjadi generasi yang memiliki kesadaran untuk merawat bumi demi masa depan yang lebih baik. (Amr)




