• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
  • Login
Sunday, February 1, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Refleksi Seorang Guru di Hari Guru Nasional: “Pendidikan Tak Akan Berjalan Tanpa Guru”

Pewarta : Sudibyo

by SWARA PENDIDIKAN
25 November 2025
in Suara Guru
0
Refleksi Seorang Guru di Hari Guru Nasional: “Pendidikan Tak Akan Berjalan Tanpa Guru”

Muhammad Fajri, Guru SDN Duren Seribu 03, (Foto. Dok. Dib/Swara Pendidikan).

Swara Pendidikan (Sawangan, Depok) – Suasana hangat terasa di banyak sekolah pada Selasa (25/11/2025). Senyum para siswa, ucapan selamat, hingga ungkapan terima kasih sederhana menjadi warna dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80. Begitu pula di SDN Duren Seribu (Duser) 03, Bojongsari.

Di antara hiruk-pikuk ucapan selamat dari siswa, seorang guru yang dikenal aktif menulis buku, Muhammad Fajri, memilih momen HGN untuk merenung. Baginya, perayaan Hari Guru bukan sekadar simbol, melainkan ajakan untuk kembali memahami hakikat seorang pendidik.

“Setiap 25 November kita bukan hanya merayakan, tetapi mengingat kembali sejarah mengapa hari itu ditetapkan sebagai Hari Guru,” kata M. Fajri saat ditemui di ruang perpustakaan sekolah, Selasa (25/11/2025).

Fajri kemudian menuturkan perjalanan organisasi profesi guru di Indonesia. Dahulu, Persatuan Guru Indonesia (PGI) sempat mengalami beberapa perubahan nama sebelum akhirnya kembali menjadi PGRI seperti yang dikenal saat ini. Perjalanan itu, katanya, bukan sekadar pergantian identitas, tetapi rekam jejak perjuangan panjang para pendidik.

BACA JUGA

Soroti Program MBG, Pengurus PGRI Depok Minta Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru

Usai Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Guru Depok Titipkan Harapan

Penantian Panjang Berakhir, Guru SDN Curug 5 Cimanggis Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu

Marlenawati: Guru Bukan Lagi Sekadar Pengajar, Tapi Penggerak Pembelajaran

“Sejarah itu menunjukkan betapa besarnya perjuangan para guru untuk memperjuangkan posisi dan perannya di dunia pendidikan. Kuncinya adalah perjuangan—bagaimana mewadahi peran guru agar benar-benar dihargai. Tanpa guru, pendidikan tidak akan berjalan,” tuturnya.

Fajri menegaskan, kurikulum dan fasilitas sekolah yang lengkap tidak akan berarti tanpa keberadaan guru. “Kurikulum itu penting, sekolah itu penting. Tapi tanpa guru, keduanya tidak bisa berjalan,” katanya.

Dia lalu mengungkapkan contoh sederhana: belajar bisa tetap berlangsung meski tanpa gedung sekolah, selama masih ada guru dan siswa. Sebaliknya, ketika guru tidak hadir, siswa kehilangan arah, belajar tanpa pendampingan, dan kondisi ini berpotensi melahirkan degradasi moral.

“Anak-anak sekarang pintar secara kognitif, tapi aspek afektif, sopan santun, tata krama, karakter, tidak bisa dibangun tanpa sentuhan guru,” imbuhnya.

Di akhir wawancara, nada bicara Fajri terasa lebih lirih namun penuh harap. Dia menilai bahwa menjadi guru adalah bagian dari kontribusi besar bagi bangsa, sebuah amanah yang diwariskan sejak masa para pendiri negeri.

“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi cita-cita para founding fathers. Mari bergotong royong membangun bangsa, terutama melalui pendidikan. Karena jika pendidikan suatu bangsa rusak, maka rusak pula bangsa itu,” ucapnya.

Di Hari Guru Nasional yang ke-80 ini, pesan Fajri menjadi pengingat: guru bukan hanya sosok yang mengajar di depan kelas, tetapi pilar yang membentuk karakter generasi masa depan. Sebuah peran yang tak dapat digantikan teknologi, dan tak akan lekang oleh zaman.

Editor : Nurjaya SP

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

BeritaTerkait

Soroti Program MBG, Pengurus PGRI Depok Minta Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru
SD

Soroti Program MBG, Pengurus PGRI Depok Minta Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru

by SWARA PENDIDIKAN
19 January 2026
0
0

  Swara Pendidikan (Citayam, Depok) – Isu mengenai kesejahteraan guru...

Read more
Usai Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Guru Depok Titipkan Harapan

Usai Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Guru Depok Titipkan Harapan

15 January 2026
0
Penantian Panjang Berakhir, Guru SDN Curug 5 Cimanggis Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu

Penantian Panjang Berakhir, Guru SDN Curug 5 Cimanggis Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu

20 December 2025
0

Marlenawati: Guru Bukan Lagi Sekadar Pengajar, Tapi Penggerak Pembelajaran

5 December 2025
0

Arif Suryadi : Guru Bukan Hanya Mengajar, Tapi Mencetak Masa Depan

5 December 2025
0

Wawancara HGN 2025: Kepala SDIT Darojaatul Uluum Bicara Tantangan dan Masa Depan Guru

4 December 2025
0
Next Post
Peringati HGN, SMPN 19 Depok Tekankan Tiga Pesan Kunci untuk Kemajuan Pendidikan

Peringati HGN, SMPN 19 Depok Tekankan Tiga Pesan Kunci untuk Kemajuan Pendidikan

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
    • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In