• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
  • Login
Thursday, January 1, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Pelajar Asal Bandung Ciptakan Plong Aplikasi Anti Depresi

by SWARA PENDIDIKAN
21 August 2021
in BERITA UTAMA, RUANG SISWA
0
Pelajar Asal Bandung Ciptakan Plong Aplikasi Anti Depresi

Inilah dua pelajar, Farhan Mandito Wirarachman dan Ananda Safira Choirunissa, siswa SMA Negeri 1 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menciptakan aplikasi antidepresi yang dinamai Plong

Inilah dua pelajar, Farhan Mandito Wirarachman dan Ananda Safira Choirunissa, siswa SMA Negeri 1 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menciptakan aplikasi antidepresi yang dinamai Plong (Dok. Humas Disdik Jabar)

Swara Pendidikan.co.id (BANDUNG) – Ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang sudah 8 bulan lebih di Indonesia tak mengurangi para pelajar untuk berinovasi, salah satunya dua pelajar SMA asal Bandung yang berhasil menciptakan aplikasi antidepresi yang dinamai Plong.

Aplikasi yang diciptakan oleh Farhan Mandito Wirarachman dan Ananda Safira Choirunissa, pelajar SMA Negeri 1 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ini juga mengantarkannya meraih medali perak dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2020 di bidang game dan aplikasi.

Menurut penciptanya, aplikasi ini  terinspirasi oleh salah satu teman  disekolahnya yang pengidap gangguan mental sehingga sulit berkomunikasi. Mereka juga mengklaim, aplikasi kesehatan mental berbasis android dan ios ini mampu membantu mengurangi risiko depresi.

“Awalnya kami kesulitan membuat aplikasi ini karena COVID-19, karena  seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring. Sehingga kami  agak kesulitan untuk bertemu dan saling bertukar pikiran terkait gagasan inovasi ini,” ujar Ananda, kepada awak media, Jumat (12/12/2020).

BACA JUGA

H+3 Natal, Jasa Marga Catat 200.311 Kendaraan Masuk Jabotabek

Dua Tahun Mandek, LBH Aktivis Pers Dorong Penanganan Kasus di Polres Depok

KOAT Coffee Masih Beroperasi Meski Disegel, Cahyo P. Budiman Pertanyakan Ketegasan Pemkot

Tim Relawan Bencana Kecamatan Nalumsari Dikukuhkan

“Alhamdulillah, setelah ada kelonggaran, akhirnya kita bisa bertemu dan bertukar pikiran, tapi tetap kita taati protokol kesehatan,” sambungnya.

Ananda mengaku butuh tiga bulan pengerjaannya. Mulai dari membuat konsep hingga menerjemahkannya ke visual sejak Juli 2020.

“Sekarang sudah masuk tahap penyempurnaan untuk bisa digunakan via android. Jadi bisa diakses dimana pun dan kapan pun,” katanya.

Dia juga menyebut, aplikasi Plong memiliki beberapa fitur. Mulai dari konseling, meditasi, relaksasi, jurnal bersyukur serta artikel kesehatan mental.

Karya mereka juga mendapat dukungan penuh pihak sekolah, dan sudah ada kerjasama dengan tenaga medis dari Rumah Sakit Jiwa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi, mengatakan lahirnya inovasi tersebut menjadi pelajaran berharga di tengah masa pandemi COVID-19 dengan dibatasinya berbagai aktivitas termasuk KBM tatap muka.

“Informasi dan telekomunikasi bukan lagi menjadi sebuah tawaran tapi itu sudah menjadi sebuah kebutuhan. Dengan pandemi ini kita berharap pola pembelajaran itu dengan status-status bahwa pembelajaran itu tidak harus berbicara dengan daring, tapi bagaimana menyampaikan pola kemampuan atau pengetahuan yang didapatkan dalam konteks yang faktual,” ujar Dedi dikutip dari antaranews.com.

Kadisdik Prov Jabar, juga memberikan apresiasi atas inovasi kedua pelajar tersebut yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami dari Dinas Pendidikan Provinsi Jabar berkomitmen dan terus mendorong berbagai inovasi yang dilahirkan para pelajar di Jabar untuk mewujudkan Jabar juara lahir bathin,” tutupnya. (gus)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

BeritaTerkait

H+3 Natal, Jasa Marga Catat 200.311 Kendaraan Masuk Jabotabek
NASIONAL

H+3 Natal, Jasa Marga Catat 200.311 Kendaraan Masuk Jabotabek

by SWARA PENDIDIKAN
31 December 2025
0
0

  Swara Pendidikan (Jakarta) — Direktur Utama PT Jasa Marga...

Read more
Dua Tahun Mandek, LBH Aktivis Pers Dorong Penanganan Kasus di Polres Depok

Dua Tahun Mandek, LBH Aktivis Pers Dorong Penanganan Kasus di Polres Depok

31 December 2025
0
KOAT Coffee Masih Beroperasi Meski Disegel, Cahyo P. Budiman Pertanyakan Ketegasan Pemkot

KOAT Coffee Masih Beroperasi Meski Disegel, Cahyo P. Budiman Pertanyakan Ketegasan Pemkot

31 December 2025
0

Tim Relawan Bencana Kecamatan Nalumsari Dikukuhkan

30 December 2025
0

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan Depok: Perlukah Kebijakan Rombel SMA–SMK hingga 50 Siswa Dievaluasi?

30 December 2025
0

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jepara Ingatkan Orang Tua, Libur Sekolah Bukan Libur Belajar

29 December 2025
0
Next Post
Memaknai Nilai-Nilai Keadilan Dalam Penerapan Pidana Protokol Kesehatan Covid – 19

Memaknai Nilai-Nilai Keadilan Dalam Penerapan Pidana Protokol Kesehatan Covid – 19

https://datapers.dewanpers.or.id/media/certificate

2025 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
    • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2025 © swarapendidikan.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In