Swara Pendidikan | Sawangan, Depok — SMK Perwira Bangsa menggelar Uji Kompetensi (Ujikom) berbasis Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bagi siswa kelas XII pada 8–16 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 176 siswa dari dua jurusan, yakni Tata Boga dan Teknik Audio Video (TAV).
Pelaksanaan ujikom dibagi berdasarkan jurusan. Untuk jurusan Teknik Audio Video (TAV), ujian dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 8–9 April 2026. Sementara itu, jurusan Tata Boga melaksanakan ujikom selama delapan hari, mulai 8 hingga 16 April 2026, mengingat jumlah peserta yang lebih banyak.
Pada jurusan Tata Boga, siswa diuji melalui praktik memasak dengan menyajikan berbagai menu berbeda di setiap sesi, mulai dari appetizer, sup, main course, hingga dessert. Setiap sesi diikuti oleh 10 siswa dengan durasi pengerjaan selama tiga jam.
Kepala SMK Perwira Bangsa, Muhammad Rizki, menyampaikan bahwa kegiatan ujikom ini memiliki makna penting bagi siswa sebagai bekal memasuki dunia kerja.
“Rangkaian kegiatan ujikom ini sangat berarti karena menjadi tolok ukur kompetensi siswa sesuai standar industri. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif serta menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas dirinya,” ujarnya.
Menurutnya, uji kompetensi bagi siswa kelas XII SMK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi sesuai standar industri, memastikan kesiapan kerja, serta memperoleh sertifikasi kompetensi. Manfaatnya antara lain meningkatkan kepercayaan diri, membuktikan keahlian profesional, dan menjadi modal penting untuk bersaing di dunia kerja maupun dunia industri.
“Dengan adanya ujikom berbasis LSP ini, sekolah berharap seluruh siswa dapat memperoleh sertifikasi kompetensi yang diakui, sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Amr)




