Swara Pendidikan (Cilodong, Depok) — SMK Multicomp menggelar uji level kompetensi bagi siswa kelas 10 dan 11 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk siswa kelas 12 jurusan perhotelan dan pemasaran. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 20–22 April 2026.
Uji kompetensi untuk siswa DKV kelas 10 dan 11 menghadirkan penguji dari dunia industri, sehingga proses penilaian berjalan sesuai standar profesional. Sebanyak 66 siswa kelas 10 mengikuti uji skill passport dengan skema desain grafis muda. Dalam praktiknya, siswa diminta merancang desain pin, lalu melanjutkan dengan proses produksi pin berdasarkan desain yang telah dibuat.
Sementara itu, 110 siswa kelas 11 menjalani uji level kompetensi dengan dua skema, yaitu motion graphic animation dan video editing. Mereka ditantang membuat iklan produk dengan tampilan animasi tiga dimensi, sebagai bentuk implementasi keterampilan yang telah dipelajari selama ini.
Di sisi lain, siswa kelas 12 dari jurusan perhotelan dan pemasaran mengikuti UKK bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P3). Untuk jurusan perhotelan, uji kompetensi mencakup dua skema, yakni front office dan housekeeping, yang dilaksanakan melalui tahapan wawancara serta praktik langsung bersama LSP Rajawali Hospitality. Sedangkan jurusan pemasaran menjalani UKK bersama LSP Geti.

Kepala SMK Multicomp, Sulastri, menegaskan bahwa uji kompetensi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
“Melalui uji level ini, kami ingin memastikan bahwa siswa memiliki kompetensi yang terukur sesuai standar industri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bekal penting bagi mereka setelah lulus, agar memiliki kemampuan dasar yang dapat dimanfaatkan di masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, SMK Multicomp tidak hanya menyiapkan lulusan sebagai tenaga kerja, tetapi juga mendorong mereka memiliki jiwa kewirausahaan.
“Kami berharap lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan bisa mandiri dan membuka peluang kerja bagi orang lain,” pungkasnya. (Amr)




