SMK Negeri 1 Depok Tuan Rumah Lokakarya Disiplin Positip Sekolah Penggerak Angkatan 2

by Redaksi
0 Komentar 172 Pembaca

Swara Pendidikan ( Tapos Depok) – SMK Negeri 1 Depok terpilih menjadi tuan rumah lokakarya Disiplin Positip Sekolah Penggerak angkatan 2 yang diikuti 70 kepala sekolah penggerak angkatan 2 dari jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK, SLB, dan Pengawas se Jawa Barat diaula SMK Negeri 1 Depok. Minggu (17/12/2023).

Acara dibuka dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, BBGP Propinsi Jawa Barat yang diwakili, Analis Kebijakan Muda KCD 2, Arso Budiriyadi, Kasi Kurikulum Disdik Kota Depok, Yusup, Kepala SMKN 1 Depok, Lusi Triana dan 70 Kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok,Siti Chaerijah Aurijah mengucapkan terimakasih sebesar besarnya atas fasilitas yang diberikan Balai Besar Guru Pengerak (BBGP) Propinsi Jawa Barat dan SMK Negeri 1 Depok kepada rekan rekan guru pengerak di Kota Depok dalam pelayanan pendidikan yang berkualitas dengan menjadikan pendidikan sebagai alat pendidikan yang lebih baik dikemudian hari.

Lokakarya Disiplin Positip sekolah Penggerak merupakan salah satu rangkaian agenda program sekolah penggerak. Tak hanya kepala sekolah, kegiatan ini juga dihadiri para guru Penggerak serta pengawas pembina.

Lokakarya angkat dua membahas tentang disiplin positif. Setiap peserta didampingi oleh para fasilitator dan mendiskusikan sesuai jenjang.

Ia menambahkan, diksi “Merdeka” dalam Kurikulum Merdeka mempersyaratkan lahirnya mentalitas disiplin positif bagi seluruh warga belajar. Karena insan merdeka mewajibkan dirinya untuk disiplin sejak dari pikiran hingga tindakan.

“Sebagaimana telah disampaikan oleh KH Dewantara bahwa jiwa merdeka tidak saja lepas dari perintah penjajah, tapi juga memiliki kecakapan memerintah dirinya sendiri secara positif,” tuturnya.

Arso Budiriyadi mewakili Kepala Cabang Dinas Wilayah II berharap kegiatan lokakarya Disiplin Positip Sekolah Penggerak dapat menjadi simulasi kelas belajar yang menyenangkan dan bermakna sehingga dapat diduplikasi di sekolah masing-masing.

“Jika kelas belajar didesain penuh inspirasi, setiap anak didik akan tumbuh sebagai individu yang suka belajar dan gandrung dengan ilmu pengetahuan. Hal ini  akan berdampak positif bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

“Kota Depok tidak boleh sama dengan Kabupaten dan Kota lainnya,Depok harus punya target lebih kenapa karena Depok itu gudangnya SDM, gudangnya penjabat kementerian,’’ pungkas Sekretaris Dirjen Paud Dr Praptono. (harlis)

Baca juga

Tinggalkan Komentar