Swara Pendidikan (Sawangan, Depok) — Sebanyak 72 siswa kelas XII jurusan Pemasaran SMK Bhakti Karya mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang dimulai pada Senin-Rabu (20-23/4/2026). Kegiatan UKK melibatkan penguji dari internal sekolah serta pihak eksternal dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kepala SMK Bhakti Karya, Jajat S.Ag mengungkapkan jumlah penguji internal ada empat orang, sedangkan penguji eksternal berasal dari perusahaan ritel, yakni Ramayana dan Superindo.
“Penguji internal ada empat orang, sedangkan penguji eksternal berasal dari dunia usaha dan industri, yaitu Ramayana dan Superindo,” ungkap Jajat usai membuka kegiatan UKK di ruang kerjanya.
Menurutnya, UKK merupakan bagian penting dalam mengukur kompetensi siswa setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun. Melalui kegiatan ini, siswa diuji secara praktik sesuai dengan keahlian yang telah dipelajari di sekolah.
“UKK bertujuan agar siswa mampu mempraktikkan langsung ilmu yang diperoleh selama belajar. Setelah mengikuti UKK, mereka akan mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh pihak sekolah dan DUDI sebagai bukti kompetensi di bidang pemasaran,” jelas Jajat.
Dia berharap para siswa mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di SMK Bhakti Karya, baik saat memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap ilmu yang didapat selama tiga tahun dapat diterapkan sesuai bidang keahliannya di dunia usaha dan industri. Selain itu, siswa juga diharapkan dapat melanjutkan ke perguruan tinggi,” pungkasnya.
(Dib)




