H.Rusian Ahmadi Jaya : “Saya Siap Mundur Dari Jabatan Sebagai Kabid Bila Saya Dianggap Salah “

by Deddy@mier
0 Komentar 376 Pembaca
grand-design-pembangunan-wc

grand-design-pembangunan-wc

SWARAPENDIDIKAN.CO.ID , KOTABARU (KALSEL) – Polemik  pembangunan wc umum yang dilaksanakan di Siring Laut Kotabaru yang merupakan bantuan Pemerintah pusat lewat DAK terus bergulir dan mendapat berbagai tanggapan pro dan kontra dari warga. Namun demikian pelaksanaan terus berlanjut sesuai jadwal yang sudah ada.

Alasan tetap dilaksanakannya kegiatan pembangunan ini, menurut Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kotabaru, H.Rusian Ahmadi Jaya, MAP adalah belum ada surat resmi untuk penghentian sementara pelaksanaan pembangunan ini oleh Bupati Kotabaru. H. Jaya ( H. Rusian Ahmadi Jaya biasa dipanggil) mengatakan bahwa kegiatan pelaksanaan pembangunan ini sudah melewati tahapan yang sesuai prosedur, dan kenapa baru sekarang setelah pelaksanaan dilakukan baru ada keberatan.
Kabid Pariwisata ini juga menegaskan bahwa semua kelengkapan perijinan sudah lengkap hingga IPAL juga sudah ada.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H. Suriansyah, yang dimintai keterangan tentang permasalahan ini diruang kerjanya mengatakan kepada kru media ini, penghentian sementara ini merupakan perintah langsung dari Bupati Kotabaru. Sekda juga mengatakan seharusnya bila ada pembangunan ditempat umum yang sangat strategis harusnya  diekspose dulu kepada Bupati walaupun sudah ada didalam anggaran. H. Suriansyah juga menyampaikan sebenarnya sejak hari ini, Senin 26/09/16 pembangunan itu harus dihentikan sementara.
Namun menurut H. Jaya, pihaknya sudah menyampaikan rencana tentang pembangunan ini kepada Tim Bupati dikediaman Bupati bersama Konsultan pembangunan tersebut. H. Jaya juga mengatakan secara kedinasan tidak mungkin memutuskan sepihak untuk menghentikan kegiatan tersebut tanpa selembar kertaspun dari Bupati dan bila terjadi sesuatu atas penghentian ini lalu siapa yang akan bertanggungjawab.
“Saya siap mundur dari jabatan sebagai Kabid bila saya dianggap salah ” tegas H.Jaya menyikapi permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan tersebut. Karena menurut H. Jaya pembangunan wc tersebut ramah lingkungan dengan design bangunan yang menyerupai kapal Layar Pinishi yang mengedepankan keindahan dan azas manfaat.
H. jaya juga menyampaikan pihaknya (Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) adalah tekhnis yang menentukan titik pembangunan yang diminta oleh Cipta Karya. Dan ini sudah sesuai dengan hasil survey.
Masalah Tulisan “SIRINGLAUT KOTABARU” yang banyak disayangkan warga akan tertutup dengan pembangunan ini, menurut H. Jaya tulisan itu akan dirubah letaknya dari disisi siring keatas bangunan yang akan dibangun nanti. Karena Menurut H. Jaya tulisan “SIRINGLAUT KOTABARU” yang ada sekarang sudah miring dan beton pondasinya sudah ada yang retak yang juga akan membahayakan pengunjung bila tidak dipugar. (deddy@mier)

lokasi-pembanguan-yang-menjadi-polemik

lokasi-pembanguan-yang-menjadi-polemik

Baca juga

Tinggalkan Komentar