Beranda » Info Daerah » Kotabaru » Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Mediasi Masyarakat Nelayan Di Dua Desa Yang Berkonflik

Dinas Kelautan dan Perikanan Kotabaru Mediasi Masyarakat Nelayan Di Dua Desa Yang Berkonflik

by Deddy@mier
0 comment 642 Pembaca

 

Para Mediator, Iptu. Joko Purwanto, Dedy Rusnadi, S.pi, Ir. Aris Munandar, MP, AKP. Toni Hartono

Para Mediator, Iptu. Joko Purwanto, Dedy Rusnadi, S.pi, Ir. Aris Munandar, MP, AKP. Toni Hartono

Swara Pendidikan.co.id  (Kotabaru) Konflik antar nelayan di dua desa yakni nelayan Desa Pantai Kecamatan Kelumpang Selatan dengan nelayan dari Desa Rampa Kecamatan Pulau Laut Utara yang sudah berlangsung sejak lama karena dipicu permasalahan tapal batas dan alat tangkap para  nelayan Desa Rampa yang dianggap oleh nelayan Desa Pantai merugikan mereka lantaran hasil tangkapan menjadi berkurang.

Untuk menghindari konflik yang berkepanjangan, Dinas Kelautan dan Perikanan bersama Satpolair Polres Kotabaru melakukan mediasi dengan mengundang kedua belah untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Rabu (24/02/16) di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kotabaru.

Acara yang dimediasi oleh DKP Kotabaru, Ir. Aris Munandar, MP Kabid Pengawasan DKP Kotabaru, Dedy Rusnadi, S.pi Kabid Perikanan Tangkap, Kasat Polair Polres Kotabaru, AKP. Toni Purwanto, juga hadir Kapolsek Kecamatan Kelumpang Selatan, Iptu. Joko Purwanto. Dari pihak nelayan dihadiri oleh kedua warga nelayan di dua desa yang berkonflik serta Kepala Desa Pantai, Akhmad Mawardi. Acara urung rembuk ini dikawal ketat oleh aparat Kepolisian dari Polres Kotabaru.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Kelumpang Selatan Iptu Joko Purwanto meminta agar para nelayan dari desa Rampa segera mengganti alat tangkapnya agar tidak ada permasalahan lagi.

 “Silakan cari rejeki disana, asal sama-sama menggunakan alat tangkap yang juga digunakan oleh nelayan desa Pantai. Nanti, kalau permasalahan ini tidak selesai nelayan dari desa Pantai akan takut ke Kotabaru,” ujar  Iptu Joko Purwanto.

Senada dengan Kapolsek, Kasat Polair Polres Kotabaru, AKP. Toni Hartono juga menjelaskan bahwa pihaknya 2 bulan yang lalu mendapat surat yang dikirim oleh nelayan desa Pantai sehubungan konflik dengan nelayan desa Rampa berkaitan saran tangkap yang digunakan. Dia menambahkan, bahwa pihaknya bertindak sesuai dengan UU No 2 Thn 2002 tentang tugas Kepolisian Republik Indonesia sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dan yang mendasari lagi tugas polisi perairan adalah UU Pelayaran No 17 THN 2008 dan UU No 45 Thn 2009.

“Disitu sudah jelas berapa ukurannya, berapa mil nya, peruntukannya, dan bila ada pelanggaran akan ditindak dan tidak ada toleransi,” tandasnya.

Sebelumnya sempat terjadi adu argumen saat pihak  DKP Kotabaru mencarikan formula untuk solusi permasalah. Namun pihak nelayan dari desa Rampa berkeras bahwa hal itu akan merugikan mereka bila harus mengikuti aturan dari pihak nelayan dari desa Pantai. Pasalnya kata perwakilan nelayan desa Rampa, lahan carian ikan mereka semakin sempit karena banyaknya kapal-kapal tanker yang berlabuh dan itu membuat hasil tangkapan mereka berkurang.

Menurut pihak nelayan desa Pantai yang diwakili oleh Kepala Desa Pantai, Akhmad Mawardi, sebenarnya nelayan desa Pantai tidak minta macam – macam,  siapapun boleh masuk mencari nafkah disana, namun mereka meminta agar alat tangkapnya sama dengan mereka dan batasannya hanya di muara saja, muara Tanjung Mayat, kalau lewat dari itu silakan saja. Namun hal ini menjadi keberatan dari pihak nelayan desa Rampa.

suasana urung rembuk

suasana urung rembuk

Permasalahan ini harapannya tidak menjadi bom waktu yang akan menjadi konflik fisik, sangat diharapkan peran serta dari pemerintah daerah untuk segera mencari solusi terbaik agar permasalahan seperti ini tidak sampai terjadi lagi di daerah lain diwilayah Kabupaten Kotabaru. Peran serta pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam pembinaan para nelayan dan menentukan arah kebijakan yang akan menguntungkan bagi nelayan itu sendir sehingga tidak terjadi lagi konflik horizontal antar warga. (deddyamier)

 

Tinggalkan Pesan

Artikel Terkait