Swara Pendidikan | Depok — Program Wartawan Mengaji yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok selama Ramadan 1447 H mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Neno Warisman yang mengaku salut melihat para wartawan meluangkan waktu untuk mengaji di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik.
“Salut dan keren,” ujar Neno Warisman saat menanggapi kegiatan tersebut.
Program Wartawan Mengaji sendiri digagas oleh Bidang Kerohanian PWI Kota Depok dan telah berlangsung sejak awal Ramadan. Para anggota PWI Kota Depok mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an secara bergiliran dengan membaca masing-masing satu juz hingga akhirnya berhasil menuntaskan khataman.
Koordinator Bidang Kerohanian PWI Kota Depok, Syahruddin El Fikri, mengatakan keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kekompakan seluruh anggota.
“Kami hanya menginisiasi. Semuanya terlaksana karena soliditas dan kebersamaan seluruh anggota PWI Kota Depok,” ujarnya.
Menurut Syahruddin, kegiatan Wartawan Mengaji tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua setelah pertama kali digelar pada Ramadan 2025. Ia bersyukur program tersebut kembali berjalan lancar dan mendapat respons positif dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai kalangan, baik anggota legislatif, eksekutif, maupun tokoh publik,” tambahnya.
Selain Neno Warisman, apresiasi juga datang dari Chandra Wahyu Bonte yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan khataman Al-Qur’an pada Jumat (13/3/2026). Acara puncak dilanjutkan dengan doa khatmil Qur’an, tahlil, tausiyah Ramadan, serta kuis Ramadan yang diikuti para peserta dengan penuh antusias.
Tak hanya bernuansa ibadah, kegiatan ini juga diisi dengan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di bulan suci.
Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, mengapresiasi konsistensi Bidang Kerohanian yang menghadirkan program positif selama Ramadan. Menurutnya, Wartawan Mengaji bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai spiritual di kalangan insan pers.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Program Wartawan Mengaji diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin tahunan PWI Kota Depok, sebagai upaya memperkuat pembinaan rohani sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan wartawan. (gus JP)





















