Swara Pendidikan (Depok) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimaknai PWI Kota Depok sebagai momentum penguatan peran pers di tengah masyarakat. Kamis (12/2/2026), berbagai kegiatan sosial digelar di Kantor PWI Kota Depok, mulai dari Gerakan Pangan Murah, layanan kesehatan gratis, hingga santunan anak yatim. Langkah ini menjadi wujud komitmen insan pers dalam mendukung kepentingan publik sekaligus memperkuat fungsi pers sebagai pilar demokrasi.
Tepat pukul 07.30 WIB, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras bersama Asisten Umum Sekretaris Daerah Kota Depok, Nina Suzana memotong pita, menandai dibukanya Gerakan Pangan Murah (GPM). Sorak kecil dan tepuk tangan yang hadir mengiringi seremoni sederhana tersebut.
Sebanyak 15 stan berjejer rapi menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau: beras, minyak goreng, telur, sayur-mayur, bawang, cabai, hingga daging sapi dan ayam. Menjelang Ramadan, kesempatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat. Tak sedikit warga yang mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
Tak hanya kebutuhan pokok, sudut lain kantor PWI juga dipenuhi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari warga RW 07 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Aneka makanan olahan, minuman, dan produk kreatif lokal turut meramaikan suasana, menciptakan denyut ekonomi kecil yang terasa hidup.
Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat.
“HPN bukan hanya seremoni bagi wartawan. Kami ingin hadir dan memberi manfaat langsung. Gerakan Pangan Murah ini bagian dari dukungan kami terhadap program pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan,” ungkap Rusdi.
Suasana kepedulian semakin terasa di area layanan sosial. Di satu sudut, tim medis dari RS Graha Permata Ibu (GPI) dan Puskesmas Depok Jaya melayani pemeriksaan kesehatan gratis. Warga memeriksakan tekanan darah, gula darah, hingga berkonsultasi singkat soal keluhan kesehatan.
Tak jauh dari situ, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis disambut antusias, terutama oleh para lansia. Senyum haru terpancar saat beberapa di antaranya mencoba kacamata baru dan bisa kembali membaca dengan jelas.
Layanan pijat terapi yang diberikan praktisi kesehatan holistik, Chandra Wahyu—yang akrab disapa Mr Bonte—tak kalah ramai. Sentuhan terapi sederhana menjadi pelengkap suasana hangat peringatan HPN tahun ini.
Di tengah rangkaian kegiatan sosial, PWI Kota Depok juga memberikan penghargaan kepada 12 tokoh dan pejabat yang dinilai mendukung keterbukaan informasi serta kemitraan dengan pers. Penghargaan PWI Kota Depok Award diserahkan kepada Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, sementara Nina Suzana menerima Lifetime Achievement Award atas dedikasinya dalam pemerintahan daerah.
Nama-nama lain yang menerima apresiasi antara lain pengusaha muda Bobby Sumantri, tokoh pendidikan, Acep Azhari, Ketua KONI Depok, Herry Suprianto, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Heri Hermansyah, Ketua BKD DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah, Ketua Komisi B DPRD Kota Depok Hamzah, Ketua Partai Buruh, Wido Pratikno, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Setda Kota Depok, Indah Lestari Dewi, aktor Chandra Wahyu (Mr Bonte), serta manajemen Evenciio Apartment sebagai penggerak pengelolaan sampah hunian.
Momentum HPN 2026 juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi internal PWI Kota Depok. Sebanyak 11 wartawan anggota PWI menerima sertifikat usai mengikuti kegiatan Retreat Bela Negara Kementerian Pertahanan. Mereka adalah Jufri Alkatiri, Ridwan Ewako, Hendrik Rasaeuky, Sofyan Hadi, Musa Sanjaya, Supiyadi, Wahyudin, Fadli, Edison, Maulana Said, dan Hani.
Menjelang siang, acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada 12 anak yatim oleh perwakilan Baznas Kota Depok. Momen tersebut menghadirkan suasana haru yang sederhana namun bermakna—menguatkan pesan bahwa pers bukan hanya tentang berita, tetapi juga tentang empati. (*)
Nurjaya SP




