Swara Pendidikan (Sukmajaya, Depok) – Peningkatan prestasi guru dan siswa menjadi prioritas SD Negeri Sukmajaya I pada semester II, seiring upaya sekolah mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan meningkatkan rapor pendidikan. Hal itu disampaikan Kepala SDN Sukmajaya I, Kokom Komala, M.Pd, kepada Swara Pendidikan usai menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada siswa berprestasi, pada Senin (2/2/26).
“Peningkatan prestasi menjadi fokus utama sekolah, baik bagi guru maupun siswa. Kami mendorong partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan dan lomba pendidikan, dengan harapan capaian prestasi terus meningkat,” kata Kokom.
Untuk mendukung target tersebut, SDN Sukmajaya I mencanangkan sejumlah program strategis, di antaranya pelatihan guru untuk meningkatkan kompetensi profesional, baik secara daring maupun luring. Sekolah juga aktif berkolaborasi dengan pengawas binaan, Uswatun Hasanah, S.Pd., M.M, dalam berbagai kegiatan peningkatan mutu pembelajaran.
“Kami berharap prestasi guru semakin meningkat, seperti capaian yang telah diraih Ibu Meike Anjar Dewanti, M.Pd., sebagai Guru Inspiratif tingkat Kota Depok yang mewakili hingga tingkat Provinsi Jawa Barat,” imbuhnya.
Khusus untuk siswa kelas VI, Kokom menyampaikan bahwa sekolah telah menyiapkan dua kali pelaksanaan try out Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dibiayai sepenuhnya oleh sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan maksimal terhadap kesiapan siswa menghadapi asesmen tersebut.
“Semoga capaian akademik siswa dalam TKA dapat meningkat. Hal ini diharapkan berdampak pada peningkatan rapor pendidikan sekolah serta mendukung perolehan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja,” harapnya.
Pada kesempatan sama, Guru Kelas VI C sekaligus Tim Kurikulum SDN Sukmajaya I, Meike Anjar Dewanti, M.Pd, mengungkapkan bahwa guru-guru kelas VI telah menyusun modul pembelajaran bertajuk “Sukses TKA”. Modul tersebut digunakan sebagai bahan latihan literasi dan numerasi bagi siswa.
Selain itu, sekolah juga bekerja sama dengan alumni Gama dalam pelaksanaan try out TKA yang dijadwalkan dua kali, yakni pada bulan Ramadan dan setelah Ramadan.
“Sekolah juga telah menambah kapasitas jaringan WiFi agar koneksi internet lebih stabil. Mengingat TKA menggunakan banyak perangkat, kami juga berkoordinasi dengan orang tua agar siswa dapat menggunakan laptop yang memadai saat pelaksanaan,” ujar Meike.
Terkait jumlah peserta TKA, Meike menambahkan bahwa data final masih menunggu persetujuan dari orang tua siswa. Namun, apabila seluruh izin telah diberikan, jumlah peserta TKA dari kelas VI diperkirakan mencapai 86 siswa.
Pewarta : Syifa dan Alya
Editor : Nurjaya SP




