Swara Pendidikan (Limo, Depok) — SDN Krukut 1 tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti penilaian Program Adiwiyata Tingkat Kota Depok yang dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang. Program ini dilaksanakan sebagai upaya membentuk karakter warga sekolah yang peduli lingkungan serta menciptakan sekolah yang bersih, indah, dan berkelanjutan.
Ketua Tim Adiwiyata SDN Krukut 1, Masenih, S.Pd, didampingi Sekretaris Nurul Purbasari, S.Pd, menjelaskan bahwa keikutsertaan sekolah dalam program Adiwiyata bermula dari undangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok atas rekomendasi Dinas Pendidikan Kota Depok. Setelah melalui proses pendaftaran, SDN Krukut 1 dinyatakan lolos sebagai calon sekolah Adiwiyata.
Sebagai tahapan awal, tim Adiwiyata SDN Krukut 1 mengikuti sosialisasi secara daring melalui Zoom, kemudian melanjutkan dengan pelatihan selama dua hari yang diselenggarakan langsung oleh DLHK Kota Depok, “ujarnya kepada awak media Senin (26/1/26).
Selanjutnyadalam rangka persiapan penilaian, pihak sekolah telah melaksanakan berbagai langkah strategis. Di antaranya mengadakan rapat bersama seluruh warga sekolah, membagi tugas sesuai kelompok kerja (pokja), serta membentuk kader Adiwiyata yang berjumlah sekitar 20 persen dari total peserta didik. Kader ini bertugas membantu masing-masing pokja dalam menjalankan kegiatan lingkungan di sekolah.
”SDN Krukut 1 membentuk delapan kelompok kerja (Pokja). Lima pokja merupakan ketetapan dari DLHK, yaitu Pokja keberhasilan, sanitasi dan drenase, Pokja pengelolaan sampah, Pokja penanaman dan pemeliharaan pohon, Pokja konservasi air, Pokja konservasi energi serta ditambah dengan tiga pokja internal, “jelasnya
Lebih lanjut, program Adiwiyata di SDN Krukut 1 juga mendapat dukungan penuh dari komite sekolah dan koordinator kelas (korlas).
”Mereka menyambut baik program ini karena dinilai sangat bermanfaat dalam menunjang proses belajar mengajar serta membentuk karakter peserta didik, “Pungkasnya.
Melalui program Adiwiyata, SDN Krukut 1 berharap dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta budaya hidup bersih dan indah kepada seluruh warga sekolah. Pihak sekolah juga berharap kebiasaan positif yang telah dibangun dapat terus dilaksanakan oleh peserta didik meskipun program Adiwiyata telah berakhir. (Amr)




