• BERITA UTAMA
    • NASIONAL
    • Internasional
    • KABAR DAERAH
    • METROPOLITAN
  • KABAR SEKOLAH
    • SMA
    • SMK
    • MA
    • SMP
    • MTS
    • SD
    • MI/DINIYAH
    • PAUD/TK
  • KABAR KAMPUS
  • KABAR PESANTREN
  • MENULIS
    • Artikel Guru
    • Artikel Dosen/Mahasiswa
    • Opini
  • TIPS EDU
  • EDU INFO
    • Klik Pendidikan
    • Info Pendidikan
    • Info Guru
  • INSPIRASI PENDIDIKAN
    • Inspirasi
  • JEJAK PRESTASI
  • E-PAPER
  • LAINNYA
    • Profil Sekolah
      • SMK
      • SMA
      • MA
      • SMP
      • MTS
      • SD
      • TK/PAUD
      • MI/DINIYAH
    • Ruang Sastra
      • Cerpen
      • Puisi
    • ULASAN BUKU
      • BAHAN AJAR
      • BUKU UMUM
    • SAPA WILAYAH
      • Kecamatan Beji
      • Kecamatan Bojongsari
      • Kecamatan Cilodong
      • Kecamatan Cimanggis
      • Kecamatan Cinere
      • Kecamatan Cipayung
      • Kecamatan Limo
      • Kecamatan Pancoran Mas
      • Kecamatan Sawangan
      • Kecamatan Sukmajaya
      • Kecamatan Tapos
    • WAWASAN PUBLIK
      • Parlemen
      • Pemerintahan
      • Peristiwa
      • Politik
      • Sosial
      • Suara Publik
      • Ekonomi & Bisnis
      • Infotaintment
      • Opini
Swara Pendidikan
Sunday, April 19, 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Swara Pendidikan
No Result
View All Result

Sekolah Digital Korea Jadi Rujukan Transformasi Pembelajaran Indonesia

Catatan perjalanan - Hizbul Pahman,S.Pd (Guru SDN Kalibaru 1, Guru Delegasi Program SIKOLA MasterClass 2025 Indonesia-Korea Selatan)

by SWARA PENDIDIKAN
3 December 2025
in EDU INFO, NASIONAL
0
Sekolah Digital Korea Jadi Rujukan Transformasi Pembelajaran Indonesia

foto bersama CIO arasoft dan kepala sekolah SD Gyeongdong Daegu Korea selatan. Dan guru peserta guru SD (foto.dok.pribadi)

        

Swara Pendidikan — Program SIKOLA MasterClass 2025 kembali membuka wawasan baru bagi para pendidik Indonesia. Pada 23–29 November 2025, rombongan guru dan kepala sekolah dari berbagai jenjang mengikuti rangkaian pembelajaran dan kunjungan lapangan ke sejumlah sekolah, kampus, pusat pelatihan, industri, dan instansi pemerintah di Korea Selatan.

Salah satu peserta, Hizbul Pahman, S.Pd, guru SDN Kalibaru 1 yang menjadi delegasi Indonesia, menceritakan bagaimana program yang diinisiasi Ditjen SD Dikdasmen bekerja sama dengan Arasoft Co., Ltd. tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai implementasi pendidikan digital di negeri ginseng itu.

Program ini memperlihatkan bagaimana Korea membangun sistem pendidikan digital yang terencana, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masa depan.

foto dengan CEO Arasoft Korea Selatan (dok.pribadi)

Belajar dari Sumbernya: Teknologi, Industri, dan Kebijakan

1. Pengembangan Buku Digital Interaktif

Di kantor pusat Arasoft, para guru mempelajari pengembangan buku digital interaktif berbasis ePUB 3.0. Prof. Dong-yub Lee, pakar pendidikan Korea, menekankan pentingnya model desain instruksional seperti ADDIE dalam pengembangan konten digital.

BACA JUGA

Dua Hari Berkompetisi, Pemenang Felsi Cerita Bocah Depok Akhirnya Terpilih

Waspada Campak, Penyakit Menular Tinggi yang Masih Mengancam

Di Balik Rencana Apartemen Buruh Purwakarta, Menteri Ara Ungkap Hal Penting Ini

Empat Kasus Terjadi, Disdik Depok Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

Menariknya, pemerintah Korea justru membatasi penggunaan buku digital bagi anak usia PAUD hingga kelas 2 SD untuk menjaga perkembangan literasi dasar.

2. Industri Teknologi sebagai Mitra Pendidikan

Kunjungan ke Korea Aerospace Industries (KAI) memperlihatkan bagaimana teknologi AR/VR, simulasi penerbangan, hingga perakitan pesawat menjadi bagian dari ekosistem pendidikan STEM dan vokasi. Industri teknologi di Korea terintegrasi erat dengan kebutuhan pembelajaran masa depan.

3. Pemerintah Daerah yang Proaktif

Pemerintah provinsi dan kota di Korea aktif mendorong digitalisasi sekolah melalui pembangunan layanan publik berbasis data, pengembangan smart city, hingga penguatan konektivitas internet dan pelatihan guru.

Sedang mencoba robot, di pusat penelitian AI center Daegu Korea selatan

Kunjungan Sekolah: Praktik Nyata yang Menginspirasi

SD Gyeongdong Daegu

Dengan lebih dari 2.000 siswa, sekolah ini menerapkan pembelajaran digital sejak kelas 3 SD. Setiap siswa memiliki perangkat digital, namun praktik menulis tangan tetap dijaga sebagai kompetensi dasar.
Pemerintah menyediakan infrastruktur Wi-Fi berkecepatan tinggi dan perangkat belajar. Program AI Textbook bahkan terbukti meningkatkan kemampuan problem solving siswa hingga 5,9 persen.

Yaksa High School

Sekolah ini memiliki program kelas khusus kecerdasan buatan (AI) selama tiga tahun. Kurikulum mencakup pengenalan AI, analisis data, hingga proyek berbasis solusi digital yang relevan dengan kehidupan nyata siswa.

Daegu Software Meister High School

Sebagai sekolah vokasi unggulan, institusi ini menyiapkan siswa menjadi tenaga ahli software. Fasilitas lengkap dan dukungan besar dari pemerintah menjadikan sekolah ini salah satu pusat pembinaan talenta digital terbaik di Korea.

Salah satu sekolah terbaik di Korsel

Lima Pembelajaran untuk Indonesia

Dari seluruh rangkaian kegiatan, terdapat lima refleksi penting yang dapat diadaptasi oleh Indonesia:

  1. Penyelarasan kebijakan pusat–daerah untuk memastikan kualitas implementasi.
  2. Standardisasi platform, perangkat, dan buku digital nasional.
  3. Peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan intensif dan berkelanjutan.
  4. Kolaborasi dengan industri dan universitas untuk memastikan relevansi pendidikan digital.
  5. Penguatan budaya digital di sekolah, meliputi etos belajar, disiplin, dan literasi teknologi.

 

Indonesia Bisa Berlari Lebih Cepat

Menurut Hizbul Pahman, Korea mengajarkan bahwa digitalisasi bukan semata tentang teknologi. Faktor yang jauh lebih penting adalah:

  • konsistensi dukungan pemerintah,
  • pemerataan pelatihan guru,
  • budaya belajar yang disiplin, dan
  • sinergi antara sekolah, pemerintah, industri, serta masyarakat.

“Pengalaman ini menjadi dorongan bagi kami untuk mempercepat transformasi pembelajaran digital di sekolah masing-masing. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, Indonesia bisa melangkah lebih cepat menuju masa depan pendidikan yang lebih maju,” ujarnya.**

Catatan perjalanan – Hizbul Pahman,S.Pd ( Guru SDN Kalibaru 1, Guru Delegasi Program SIKOLA MasterClass 2025 Indonesia-Korea Selatan)
Editor: Gus JP

BeritaTerkait

Dua Hari Berkompetisi, Pemenang Felsi Cerita Bocah Depok Akhirnya Terpilih
EDU INFO

Dua Hari Berkompetisi, Pemenang Felsi Cerita Bocah Depok Akhirnya Terpilih

16 April 2026
0
0

etelah melalui persaingan ketat selama dua hari, Lomba Festival Literasi...

Read more
Waspada Campak, Penyakit Menular Tinggi yang Masih Mengancam

Waspada Campak, Penyakit Menular Tinggi yang Masih Mengancam

15 April 2026
0
Di Balik Rencana Apartemen Buruh Purwakarta, Menteri Ara Ungkap Hal Penting Ini

Di Balik Rencana Apartemen Buruh Purwakarta, Menteri Ara Ungkap Hal Penting Ini

14 April 2026
0

Empat Kasus Terjadi, Disdik Depok Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

14 April 2026
0

Kabid Pembinaan SD Disdik Depok Hadiri Halal Bihalal PGRI Bojongsari

14 April 2026
0

E-Ijazah 2026 Resmi Berlaku, Orang Tua Wajib Cek Data Anak

13 April 2026
0
Next Post
Menjemput Masa Depan Pendidikan Indonesia dari Negeri Ginseng

Menjemput Masa Depan Pendidikan Indonesia dari Negeri Ginseng

https://dewanpers.or.id/data

2026 © swarapendidikan.co.id

TENTANG KAMI

  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

Follow & Share

No Result
View All Result
  • Berita
  • Disclaimer
  • KERJAMASA DAN IKLAN
  • KODE ETIK JURNALIS SWARA PENDIDIKAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • LOKER / MAGANG
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Swara Pembaca
  • swarapendidikan.co.id
  • Tentang Kami

2026 © swarapendidikan.co.id