Swara Pendidikan (Kabupaten Bogor)— Desa Wangun Jaya, Kecamatan Leuwisadeng, patut berbangga. Salah satu staf terbaiknya, Taufik Rahman, meraih penghargaan sebagai Petugas Lapangan Desa (PLD) Terbaik Bidang Pajak pada ajang Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi Kabupaten Bogor Tahun 2025. Acara tersebut digelar di Harris Hotel CCM, Rabu malam (26/11/2025).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Taufik Rahman dalam mengoptimalkan pelayanan dan penarikan pajak daerah di Desa Wangun Jaya.
Taufik Rahman, yang akrab disapa Opik, dikenal sebagai sosok yang disiplin, aktif turun ke lapangan, serta mampu menjalin komunikasi persuasif kepada masyarakat. Berbagai pendekatan yang dia lakukan terbukti mampu meningkatkan kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban pajak, baik wajib pajak yang tinggal di Desa Wangun Jaya maupun mereka yang memiliki lahan di desa tersebut namun berdomisili di luar wilayah.
“Penghargaan ini sangat luar biasa bagi saya. Ini menjadi motivasi untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Opik saat dihubungi Swara Pendidikan melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/11).

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hasil dari strategi khusus, melainkan buah dari konsistensi dalam menjalankan amanah serta bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Opik yang juga menjabat sebagai kasi pemerintahan dikantor desa Wangun Jaya menekankan pentingnya komunikasi aktif antara perangkat desa, mulai dari kepala dusun, ketua RT, RW hingga kepada seluruh wajib pajak.
“Saya hanya menjalankan tugas dengan amanah dan sesuai aturan. Semoga ke depan semakin banyak masyarakat yang sadar dan taat membayar pajak. Kini pembayaran pajak pun tidak harus datang ke kantor desa. Warga cukup membayar SPPT PBB secara online melalui layanan yang bekerja sama dengan pemerintah, seperti Kantor Pos, Bank BJB, Bank BRI, dan lainnya,” tuturnya.
Opik juga berharap agar para pemilik lahan di Desa Wangun Jaya dapat lebih memperhatikan ketepatan waktu dalam membayar pajak. Proses pembayaran dapat dilakukan dengan mudah secara daring hanya dengan melampirkan SPPT PBB.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, dia optimis pembangunan desa akan semakin maju. “Insya Allah, pembangunan dapat lebih meningkat di berbagai sektor, terutama infrastruktur, sehingga manfaatnya bisa dirasakan merata oleh seluruh warga,” tutup Opik.
Nurjaya Saputra




